oleh

UMKM Sumenep Dapat Bantuan Modal, Nurfitriana : Jangan hidup konsumtif

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (18/9/2018) menyalurkan bantuan hibah permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pada tahap kedua tahun 2018, penerima bantuan yang dananya bersumber dari APBD melalui Dinas Koperasi dan UM setempat itu mencapai 71 orang pelaku UMKM. Nilai bantuan hibah permodalan bagi satu kelompok tersebut mencapai Rp80 juta.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim menyampaikan, keberadaan UMKM telah membantu perekonomian dan program pemerintah daerah. Menurutnya, UMKM terbukti tetap bertahan pada kondisi apapun.

“Ke depan, keberadaan UMKM perlu terus ditingkatkan usahanya. Pemerintah daerah tidak akan tutup mata, seperti dengan bantuan yang kami serahkan ini. Tapi, jangan hidup konsumtif,” kata Fitri sapaan akrab Nurfitriana, dalam sambutannya.

Istri orang nomor satu di Sumenep ini mengungkapkan, bantuan yang diterima pelaku UMKM hendaknya digunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan dihabiskan hanya untuk dikonsumsi.

“Tetapi jadikan tambahan modal usaha, seperti pengadaan alat usahanya atau tambahan modal agar usahanya terus berkembang dan bertambah besar,” ujarnya.

Pihaknya juga menyatakan siap untuk bersama-sama pelaku UMKM guna melakukan pembinaan, pelatihan, pendampingan hingga tambahan modal. “Jika terus berkembang dan berhasil, tentunya nilai bantuan permodalan UMKM akan ditingkatkan,” janjinya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi mengemukakan, bantuan dana permodalan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bagi pelaku UMKM.

“Dengan adanya validasi data UMKM, maka dapat diketahui perkembangan keberadaan UMKM dalam rangka pemberdayaan UMKM di Sumenep,” tandasnya.(Ifa/Hartono)


Komentar