Unija Gelar Bimtek Kearsipan, Libatkan 50 Tenaga Arsiparis

  • Bagikan
Unija Gelar Bimtek Kearsipan Libatkan 50 Tenaga Arsiparis
Unija gelar Bimtek Kearsipan dengan melibatkan 50 tenaga arsiparis (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Kearsipan dengan melibatkan 50 tenaga arsiparis di lingkungan Unija.

Bimtek yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (29-30/11/2021) menghadirkan nara sumber dari tenaga arsip nasional RI, Dra. Sulistyowati dan Sri Guneli, SAP serta Tim LLDikti Wilayah VII Jatim.

Rektor Unija, Dr. Sjaifurrachman menyampaikan, bimtek kearsipan yang dilaksanakan Unija adalah baru pertama kali diadakan perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah VII Jatim.

“Jadi, satu-satunya perguruan tinggi yang melakukan bimbingan teknis kearsipan, Unija. Kedepannya, Unija akan dijadikan percontohan bagi perguruan tinggi yang lain di lingkungan LLDikti Wilayah VII Jatim,” katanya, Selasa (30/11/2021).

Tujuan dari Bimtek Kearsipan, kata dia, untuk memantapkan dan meningkatkan pemahaman di bidang kearsipan bagi tenaga kependidikan arsiparis di lingkungan Unija.

“Arsiparis memiliki peranan penting untuk pemenuhan SN Dikti serta untuk mencapai visi dan misi Unija. Melalui pengeloaan arsip yang baik maka akan tercipta sistem pengarsipan yang handal dan bermutu,” ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya pengelolaan dan pelestarian arsip, tetapi juga diperlukan untuk melindungi, mengamankan serta menyelamatkan arsip yang ada di Unija.

“Kalau arsip kita tertata lengkap dengan baik, memudahkan kita dalam mengambil kebijakan atau keputusan. Dan ini harus dikelola dengan baik dan diselamatkan,” tegasnya.

Mereka yang ikut bimtek, sudah mempunya jabatan fungsional. Maka, kedepannya diharapkan tercipta sistem arsiparis yang rapi dan tertata dengan baik serta terorganisasi, baik di tingkat universitas maupun di satker-satker.

“Jadi, tidak ada lagi istilah arsip hilang atau rusak. Sekarang sudah zaman digital, bukan konvensional lagi. Semua ini, demi terciptanya Wiraraja yang unggul,” pungkasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.