oleh

Unija Siapkan Mahasiswanya Hadapi Era Disrupsi Teknologi Era 4.0

PortalMadura.Com, Sumenep – Ini adalah eranya disrupsi. Disrupsi merupakan inovasi untuk menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Tidak ada yang tidak terdampak disrupsi.

Disrupsi akan menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru, lebih efisien, dan juga lebih bermanfaat.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Era ini, perlu perkuatan mahasiswa untuk menerima perubahan besar. Jika tidak bisa saja melakukan sesuatu yang tidak baik,” kata Rektor Universitas Wiraraja, Sumenep, Sjaifurrachman, Kamis (26/12/2019).

Unija
Kiri, Rektor Universitas Wiraraja, Sumenep, Sjaifurrachman (Foto. Joni Suhartono)

Hal ini disampaikan Sjaifurrachman pada seminar nasional dengan tajuk “Tantangan Generasi Milenial Dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi Era 4.0” di Graha Sumekar Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurut dia, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dan harus siap menerima bentuk inovasi. “Maka harus punya kompetensi untuk menerima perubahan itu,” tandasnya.

Selama ini, pihak Unija sudah banyak melakukan sesuatu untuk membekali mahasiswa. “Ke depan, kita sudah sepakat untuk membangun kerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo sebagai wadah untuk melakukan penelitian bersama,” sebutnya.

Pihaknya berjanji, ke depan juga akan membangun kerjasama dengan banyak pihak dalam usaha mengembangkan teknologi.

“UNS biasanya baru mau dengan perguruan tinggi yang selevel atau karena ada hal unik lainnya. Nah, ini kesempatan juga bagi kami karena UNS mau kerjasama,” jelasnya.

Pada kesempatan seminar nasional tersebut, pihak Unija Sumenep juga mendatangkan narasumber Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari.

“Kehadiran wakil ketua I DPR RI ini juga bagian strategi kami untuk masa depan Unija dalam membangun kerjasama dengan banyak pihak demi menggali potensi Sumenep dan mahasiswa Unija,” katanya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar