oleh

Update Covid-19, Sumenep Capai 51 Kasus, Pasien 42 Menuai Protes

PortalMadura.Com, Sumenep – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bertambah 14 kasus per hari ini, Rabu (24/6/2020).

Kumulatif pasien positif terpapar virus corona di Kabupaten Sumenep mencapai 51 kasus.

Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyebutkan, pasien nomor 38 perempuan (22) dan nomor 39 perempuan (37). Keduanya dari Kecamatan Lenteng dan merupakan karyawan perusahaan swasta di Sumenep.

Penyebutan karyawan perusahaan swasta di Sumenep juga disampaikan terhadap pasien nomor 43 perempuan (30), pasien nomor 45 perempuan (36) dan nomor 46 perempuan (39). Ketiganya sama-sama dari Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Sedangkan pasien nomor 47 perempuan (33) dan nomor 48 perempuan (72). Keduanya warga Kecamatan Kota Sumenep serta pasien nomor 49 perempuan (33), warga Kecamatan Batuan. Ketiganya, pasien rawat jalan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Pasien nomor 40 perempuan (27) adalah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Bluto berdomisili di Kota Sumenep.

Sedangkan pasien nomor 41 perempuan (24) sebagai tenaga medis di Puskesmas Batang-batang dan berdomisili di Kecamatan Batang-batang.

Untuk pasien nomor 42 laki-laki (36) berdomisili di Kecamatan Kalianget. “Dan pasien adalah tenaga kesehatan di Puskesmas Kalianget,” ujar Ferdiansyah Tetrajaya, pada press conference.

Penyebutan sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Kalianget menuai protes dari netizen.

“Mohon maaf admin ….ini saya mau klarifikasi…bahwa pasien nomer 42 warga kecamatan Kalianget desa Kalianget timur bukan pegawai atau staff Puskesmas Kalianget …dia Pasien Kami….mohon di ralat,” tulis akun @Puskesmas Kalianget Channel di kolom komentar YouTube @Kominfo Sumenep

Virus corona juga menyerang seorang balita berumur 3 tahun, yakni pasien nomor 44 berjenis kelamin laki-laki berdomisili di Kecamatan Kalianget, Sumenep.

Pasien nomor 50 laki-laki (51) berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep. Ia masuk rumah sakit Sumenep pada tanggal 16 Juni 2020. Hasil rapid test reaktif. Swab dilakukan tanggal 17 Juni 2020. Namun, sebelum swab keluar pasien meninggal dunia 18 Juni 2020.

Adapun pasien nomor 51 perempuan (52) berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep. Pasien ini seorang Wirausahawan di Kecamatan Kota Sumenep yang merupakan istri dari pasien nomor 37.

Penulis : Hartono
Editor : Raudatul Fitrah
Tirto.ID
Loading...

Komentar