Versi Panwas, Partisipasi Pemilih di Sumenep Hanya 60 Persen

  • Bagikan
Komisioner Panwas Kabupaten Sumenep Imam Syafii
Komisioner Panwas Kabupaten Sumenep, Imam Syafii (Foto : Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Komisioner Panwas Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Imam Syafii mengatakan, partisipasi pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur antara 50-60 persen.

“Hasil pantauan kami dilapangan, partisipasi pemilih dalam Pilgub Jatim ini maksimal 60 persen,” kata Imam Syafii, Rabu (27/6/2018).

Imam manegaskan, salah satu faktor rendahnya partisipasi pemilih di Bumi Sumekar ini lantaran tidak meratanya undangan atau C6 kepada pemilih. Buktinya, sesuai laporan dari Panwascam, baik di wilayah daratan maupun kepulauan banyak undangan yang tidak disampaikan pada calon pemilih.

“Seperti di Desa Gadu Timur, Ganding dan di wilayah Kepulauan. Ini yang menjadi salah satu penyebab rendahnya partisipasi pemilih,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, tidak tersebarnya undangan secara merata itu untung sudah terdeteksi sejak pagi sehingga Panwaskab langsung mengintruksikan Panwascam agar pelaksana pemilu segera menyelesaikan penyebaran undangan tersebut.

“Tapi kalau pun undangan sudah tersebar, rupanya masyarakat enggan datang ke TPS, mungkin karena undangan baru diterimanya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumenep, A. Warits mengakui jika tingkat kehadiran pemilih ke TPS relatif rendah. Sejumlah TPS yang didatangi KPU, tingkat kehadiran pemilih rata-rata 50 persen dari total jumlah pemilih.

“TPS yang kami datangi, jumlah pemilih yang hadir relatif rendah. Tapi kalau secara keseluruhan, kami belum tahu pasti, karena belum ada data yang masuk ke kami,” jawab Warits. (Arifin/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.