Versi Warga, 6 Kg Emas Dirampok, Pelaku Dikabarkan Bawa Senpi

  • Bagikan
Perampokan
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Sumenep – Aksi perampokan yang menimpa pedagang emas di wilayah hukum Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikabarkan salah satu pelaku membawa senjata api (Senpi).

Perampokan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (9/10/2018), di simpang 3 jalan menuju Desa Bindang, Pasongsongan, (ke arah selatan).

Versi warga di lokasi kejadian menyebutkan, ada sekitar 5 orang pelaku perampokan. Mereka mengemudikan sepeda motor dan ada yang berboncengan.

Diantara pelaku, ada yang sudah membuntuti korban sejak dari pasar Pasongsongan, tempat korban menggelar emas dagangannya.

Korban Hariyanto, yang akrab disapa Har pulang bersama keponakannya Safitri (Pipit). “Keduanya membawa emas dan sejumlah uang rupiah dan ringgit,” kata salah seorang tokoh masyarakat setempat, Musleh (45).

Setibanya di tempat kejadian perkara, korban dihadang pelaku yang diduga sudah menunggu korban. Sedangkan komplotannya (yang membuntuti) ikut merebut tas yang berisi emas dan uang.

Celakanya, Pipit yang berusaha mempertahankan tas berisi emas dan sejumlah uang dibacok pelaku dan mengalami luka serius.

Pelaku lain, ada yang sempat menodongkan benda mirip senjata api (senpi). Lalu pelaku melarikan diri ke arah barat atau arah Pamekasan wilayah utara. “Emasnya di kabarkan mencapai 6 kilo gram dan uangnya cukup banyak. Tapi, belum tahu berapa total uangnya,” imbuhnya.

Saat ini, korban sudah dalam penanganan tenaga medis Rumah Sakit dr H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.

Hingga berita ini dilansir PortalMadura.Com, belum ada keterangan resmi dari aparat berwenang. Kasubbag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, pada PortalMadura.Com membenarkan kejadian tersebut.

Namun, masih menunggu laporan detail dari anggotanya yang sedang berada di tempat kejadian perkara. “Untuk pelaku masih dalam pengejaran. Tunggu dulu, ya,” katanya singkat.(Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.