oleh

Vidcon Presiden RI, Santri Assirojiyyah Sampang Disuntik Vaksin

PortalMadura.Com, Sampang – Pondok Pesantren (Ponpes) Assirojiyyah Kajuk bersama Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, mengikuti kegiatan video conference (vidcon) program vaksinasi merdeka dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Selasa (7/9/2021) pukul 10:00 WIB.

Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz menyampaikan, vaksinasi merdeka merupakan strategi yang dilakukan TNI dan Polri dengan akselerasi atau percepatan untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity di lingkungan rumah ibadah dan pondok pesantren.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Sebelum pelaksanaan video conference, pihaknya meninjau langsung pada pelaksanaan vaksinasi virus corona (Covid-19) terhadap 355 satri di Ponpes Assyirojiyyah Kajuk Sampang.

Menurutnya, Preseden RI Joko Widodo menyapa secara virtual pada pelaksanaan vaksinasi merdeka di rumah ibadah dan Ponpes wilayah Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Video conference vaksinasi merdeka, melibatkan Polres, Kajari Sampang, Imang Job Marsudi, Forkopimcam Kota Sampang, dan jajaran pengasuh Ponpes Assyirojiyyah Kajuk.

Upaya pelaksanaan vaksinasi merdeka, Hafidz bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang yang menyebar di tiga Ponpes, yaitu Assyirojiyyah Kajuk, Darul Ulum Omben, dan Bustanus Syubban Paopale Laok Ketapang.

“Vaksinasi merdeka dilaksanakan serentak, dan menargetkan 1.500 santri yang berada di tiga pondok pesantren wilayah Sampang,” ungkapnya.

Pihaknya menyebutkan, animo masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti suntik vaksin Covid-19 di Sampang. Serta menjadi bagian ikhtiar dalam melawan dan mencegah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Assyrojiyyah Kajuk, mengaku telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi merdeka. Suntik vaksin Covid-19 terhadap santri semakin meningkat.

“Pelaksanaan vaksinasi akan terus berlangsung sampai seluruh santri mendapatkan atau menjalani suntik vaksin,” katanya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar