oleh

VIDEO-Belajar Renang Ingin Jadi Polisi Malah Tewas Tenggelam di Sungai Dikenal Angker

PortalMadura.Com, Pamekasan- Seorang pemuda bernama Firman Maulana (18) tewas tenggelam di sungai Durbugan, Desa Toronan Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (8/4/2018).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PortalMadura.Com, korban yang tercatat sebagai siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pamekasan tersebut datang bersama tiga rekannya ke sungai yang terkenal angker itu sekitar pukul 08.30 WIB bermaksud untuk belajar renang karena ingin menjadi polisi.

Setelah tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban yang merupakan warga Dusun Tomang Mateh, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan tersebut berbincang-bincang santai bersama temannya, kemudian memutuskan untuk meloncat ke dalam sungai untuk berenang.

Sementara tiga temannya tetap berada di pinggir sungai, tetapi setelah korban meloncat, justru tidak muncul lagi ke permukaan air, sehingga teman-temannya berusaha menolong.

Namun upaya dari teman-temannya tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga mereka memutuskan untuk memberitahukan kepada warga sekitar bahwa korban tenggelam. Akhirnya, warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi.

“Katanya korban ini pamit kepada ibunya untuk belajar renang, karena sebentar lagi akan mengikuti tes jadi polisi. Tapi, ternyata tenggelam,” kata Ali Wafa (31) salah satu warga yang ada di lokasi.

VIDEO

Menurutnya, sungai yang bentuknya seperti air terjun ini memang terkenal angker, karena sudah beberapa kali memakan korban. Tidak hanya anak-anak, tapi orang tua pun pernah tewas tenggelam di sungai itu.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, pihaknya melakukan pencarian bersama Brimob, TNI, Polri dibantu warga sekitar. Korban baru ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

“Setelah ditemukan, korban kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” terangnya. (Marzukiy/Har)


Komentar