Video Terbaru, Begini Aksi Pria Sumenep Sebelum Tewas Diberondong Peluru

Penulis: HartonoEditor: Putri Kuzaifah
Video Terbaru Begini Aksi Pria Sumenep Sebelum Tewas Diberondong Peluru
Pakai helm putih, detik-detik Herman mengacungkan senjata tajam pada aparat kepolisian (tangkapan layar)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebuah video kembali viral diberbagai media sosial yang menggambarkan seorang pria mengacungkan senjata tajam (sajam) pada petugas kepolisian.

Video terbaru berdurasi 24 detik itu, merupakan pria yang disebut-sebut pelaku tindak pidana begal motor. Korbannya, seorang perempuan. Tempat kejadian perkara (TKP) di Jl. Adirasa, Kolor, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pria yang membawa sajam itu, Herman (24), warga Dusun Polay Timur, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Sumenep, yang ditembak mati sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu (13/3/2022) oleh Tim Resmob Polres Sumenep.

Dalam video terbaru ini, sebelum Herman tewas diberondong peluru, ia mengacungkan senjata tajam berukuran panjang (sejenis arit) kepada petugas kepolisian memakai kaos warna merah. Senjata api di tangan kanannya.

Situasi tersebut terjadi di dekat mesin ATM BRI atau di tempat rombong pedagang kaki lima, selatan jalan.

Baca Juga:  Sumenep Kembali Raih Opini WTP

Dor…! terdengar bunyi tembakan yang dilepaskan petugas lain mengenakan kaos warna kuning. Tembakan tampak dilepaskan ke udara. Pria kaos kuning ini, posisinya berada di belakang pria kaos merah.

Herman yang disebut-sebut terduga begal motor bergerak [berjalan] maju sambil mengacungkan sajam menghampiri petugas yang memakai kaos merah. Petugas itu terlihat menghindar dengan cara jalan mundur sambil mengarahkan senpi ke arah Herman, dipegang dua tangan.

Saat Herman berjalan di aspal atau memasuki detik 14 pada video terbaru ini, kembali terdengar bunyi tembakan beruntun. Ada sekitar 11 bunyi mirip tembakan. Lalu, Herman terkapar.

Video tersebut sudah dikonfirmasi ke Humas Polres Sumenep dan membenarkan merupakan kejadian pada Minggu (13/3/2022) sore, di Jl. Adirasa, Kolor, Sumenep.

Dalam kasus penembakan ini, lima anggota Polres Sumenep menjalani pemeriksaan di Polda Jatim. “Lima anggota yang diklarifikasi oleh Polda,” terang Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Sementara, korban dugaan begal, Eka Fitriana (26) warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep mengaku beruntung petugas segera datang ke lokasi saat kejadian, sehingga dirinya selamat.

Keluarga Keberatan Disebut Pelaku Kriminal

Keluarga Herman keberatan dengan status pelaku tindak pidana kriminal atau begal motor.

“Saya tegaskan bahwa dia [Herman] bukan begal. Jangan asal menyebut tanpa tau realitanya,” kata FZ, keluarga Herman.

Herman, kata dia, dalam kondisi depresi akibat persoalan rumah tangganya. Ia mengalami perubahan prilaku setelah cerai dengan istrinya. Bahkan, kata dia, saat di rumahnya sempat ngamuk. Namun tidak sampai mencederai orang lain.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.