Viral Video 4 Remaja Sampang “Salat Freestyle” pada Puasa Ramadan

Avatar of PortalMadura.com
Viral-Video-4-Remaja-Sampang-Salat-Freestyle--pada-Puasa-Ramadan
Ilustrasi gerakan salat Freestyle (news.detik.com)

PortalMadura.Com, Sampang – Sejumlah remaja di Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga melakukan salat freestyle sambil membuat video dan viral di media sosial.

Rekaman video itu, berdurasi 13 detik, dan menyebar luas di platform media sosial via WhatsApp.

Pemerannya, melibatkan empat orang remaja. Yakni, satu sebagai imam, tiga orang menjadi makmum. Serta dibantu satu orang perekam video.

Dari empat remaja itu, terlihat tiga orang melakukan freestyle dengan gerakan seperti melaksanakan salat. Satu pelaku sampai terjungkal.

Mereka mengenakan bawahan sarung dan atasan kopiah hitam.

Pasca viral di media sosial, sekelompok remaja dinilai melakukan penistaan agama.

Petugas dari Polsek Banyuates langsung turun lapangan dan mengamankan mereka.

Baca Juga:  Pasca Legislator Dilaporkan ke Polisi dalam Dugaan Pemukulan

Para pelaku dibawa petugas ke Polsek Banyuates untuk diperiksa dan mengucapkan permintaan maaf secara terbuka terhadap tokoh masyarakat, dan ulama wilayah Sampang.

“Kami bergerak senyap supaya masyarakar Sampang tetap tenang dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan,” ujar Kapolsek Banyuates, AKP Dodi Pratama, Senin (26/4/2021).

Proses permintaan maaf para pemerannya, pihaknya menghadirkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Kecamatan Banyuates.

“Permintaan maaf remaja dilakukan secara tertulis dan disaksikan langsung oleh orang tua pelaku, masyarakat, dan tokoh agama,” imbuhnya.

Pihaknya mengajak masyarakat Sampang, agar tetap melaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan dan kewajiban. Serta harus mencegah hal yang menimbulkan konflik agama maupun sosial.

“Kami bersama para sesepuh kiai dari MUI, telah memaafkan para pelaku salat freestyle tanpa menempuh jalur hukum,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Jurnalis di Sumenep Belajar Cek Fakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.