oleh

Viral Wanita Sampang Nekat Joget Sensasi di Acara Maulid Nabi, Endingnya?

PortalMadura.Com, Sampang – Empat wanita di Kampung Leggung, Dusun Sreseh, Desa Dulang Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur nekat berjoget pada acara selawat Maulid Nabi Muhammad SAW.

Aksi joget wanita tanpa mengenakan kerudung terekam dalam bentuk video dan viral di dunia maya (dumay) pada platform media sosial facebook sejak beberapa hari. Postingan itu, mengundang netizen menggugat aksi wanita yang tidak sopan pada acara selawatan.

Begitu viral, empat anggota Reskrim Polsek Torjun melakukan patroli siber untuk mengetahui fakta dan bukti video wanita berjoget yang menyebar luas via dumay.

Petugas melakukan pelacakan untuk klarifikasi terhadap keberadaan empat wanita yang diduga berjoget sensasi saat acara selawat Maulid Nabi berlangsung.

Hasil penyelidikan petugas dalam upaya mengumpulkan data dan tempat, video wanita berjoget pada acara selawatan bertempat di salah satu rumah keluarga pelaku Desa Kampung Leggung, Dusun Sreseh, Desa Dulang Kecamatan Torjun.

“Dua pelaku inisial NH dan SK mengaku bersalah dan khilaf atas aksi joget yang dilakukan pada acara malam selawatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah,” ujar Kapolsek Torjun, Sampang, Iptu Heriyanto, Kamis (12/11/2020).

Upaya meredam video wanita yang viral dan menimbulkan reaksi negatif dari warga netizen (warganet), pihaknya mengaku telah mendatangkan dua dari empat pelaku serta perwakilan keluarga di salah satu rumah tokoh masyarakat Desa Dulang.

“Dua pelaku telah mewakilkan wanita yang lain meminta maaf secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat akibat video joget yang viral dan tidak sopan,” ungkapnya.

Demi menjaga image daerah dan kegiatan sosial keagamaan, Heriyanto mengaku telah memberikan surat pernyataan kepada pelaku supaya tidak mengulangi perbuatan serupa.

“Mereka berjanji tidak akan mengulangi kelakuan serupa. Namun, tetap menjadi pelajaran untuk berbuat lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, permohonan maaf dari dua pelaku NH dan SK disampaikan di hadapan tokoh masyarakat, Kepala Desa Dulang, dan anggota jajaran Polsek Torjun.

“Kami melakukan tindakan bersama teman-teman dalam acara selawatan dilakukan spontan dan tidak bermaksud melukai perasaan siapapun. Kami meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Desy Wulandari

Komentar