Volume Hujan Menurun, Petani Tembakau di Sumenep Mulai Tebar Benih

Volume Hujan Menurun, Petani Tembakau di Sumenep Mulai Tebar Benih
Petani Tembakau di Sumenep Mulai Tebar Benih (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, – Sebagian di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menebar . Sebab, selama satu bulan terakhir ini volume hujan di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini mulai menurun.

“Petani di sini sudah banyak yang menebar benih tembakau untuk persiapan menanam pada musim tembakau tahun ini,” kata salah seorang petani asal Desa/Kecamatan Pasongsongan, Saifudin, Minggu (29/4/2018).

Ia menyampaikan, menangkar benih tembakau memang menjadi rutinitas tahunan masyarakat setempat. Bahkan seperti menjadi kewajiban, sebab memiliki nilai rupiah tinggi yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Menanam benih tembakau ini sudah menjadi keharusan bagi masyarakat. Karena harganya memang tinggi dan bisa menyambung hidup masyarakat sini,” ujarnya.

Sejak ditebar, benih tembakau itu bisa dipindah tanam ke ladang setelah berumur minimal 1,5 bulan dalam kondisi cuaca normal. Biasanya, harga bibit tembakau per seribu pohon mencapai Rp 15-25 ribu.

Baca Juga

“Perawatan penangkaran benih tembakau ini memerlukan ketelatenan karena mudah mati. Kalau sampai terkena hujan, bisa mati seketika, apalagi benih-benih itu masih kecil,” paparnya.

Ia berharap, kondisi cuaca ke depan berjalan normal sesuai kebutuhan tanaman tembakau. Sebab, menanam tembakau itu, petani memerlukan biaya banyak dan kerja ekstra. (Arifin/Desy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.