oleh

Wabup Sumenep : Semoga Informasi Santri Gunakan Narkoba Tidak Benar

PortalMadura.Com, Sumenep – Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi berharap, informasi adanya oknum santri di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura yang menggunakan narkoba agar kuat berdzikir itu tidak benar. Sebab, selama ini, semua masyarakat Sumenep menganggap narkoba adalah musuhnya.

“Semoga informasi itu (santri menggunakan narkoba, red) tidak benar. Karena kita tahu bersama bahwa narkoba itu musuh bersama,” ungkap Wabup Sumenep, Achmad Fauzi, Senin (14/3/2016).

Menurutnya, apapun alasan penggunaan barang haram itu tidak benar karena sangat membahayakan bagi kesehatan. “Apapun alasannya tidak benar menggunakan narkoba itu,” ucapnya.

Ia menerangkan, penyebaran narkoba di Sumenep ini memang sudah marak, bahkan banyak masyarakat yang menggunakan tidak tahu bahwa itu obat-obatan terlarang.

“Karena, pengedar itu tidak memberitahu kalau itu narkoba, hanya mengatakan obat sehingga warga menggunakannya. Ini kan sudah tidak baik,” tuturnya.

Penyebaran narkoba di Sumenep sudah sangat memprihatinkan dan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menanggulanginya.

“Tidak hanya pemerintah, tapi semua masyarakat harus mensosialisasikan bahaya narkoba itu,” tuturnya.

Sebelumnya, kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menyatakan, bahwa ada santri di Sumenep menggunakan narkoba agar kuat berdzikir dimalam hari.

Namun, PC NU Sumenep menolak statemen Budi Waseso itu. Sebab, selama ini, pesantren menjadi pencetak moral bangsa. Bahkan, Budi Waseso diminta untuk menunjuk langsung, dimana lembaga pesantren itu yang santrinya menggunakan narkoba. (arifin/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.