Waduh! Info Hoax Pojokkan Paslon Kholifah

  • Bagikan
KH Kholilurrahman
KH Kholilurrahman (Foto: Marzukiy)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, KH. Kholilurrahman- Fathor Rohman (Kholifah) mendapat serangan informasi bohong atau hoax dari media sosial facebook (FB) yang diduga rival politiknya.

Akun Facebook bernama Adam Ketoprak, mengunggah dua gambar yang berbeda terkait dengan Kiai Kholil dan pasangan KHOLIFAH. Gambar pertama berisi tentang hujatan kepada pribadi Kholilurrahman, hujatan kepada partai pengusung dan kepada ulama pesantren serta alumni pondok pesantren.

Sementara gambar kedua, berisi tentang foto penyegelan kantor Golkar oleh orang yang mengatasnamakan pengurus kecamatan. Namun kemudian diberi keterangan dalam foto, KHOLIFAH diusir dari posko pemenangan.

Selanjutnya, postingan ini kemudian dibagikan oleh pemilik akun bernama Rico Tara. Rico Tara kemudian menandainya kepada enam temannya. Termasuk Ketua PAC PKB Proppo, Khoirul Umam. Rico Tara kemudian membuat postingan, “Saya Akan Tetap Istiqomah BERBAUR, insya Allah manjur, insya Allah mujur….”

Koordinator Relawan Settong Ateh Kholifah, Moh. Hasan menegaskan, informasi yang disampaikan oleh akun facebook tersebut benar-benar hoax dan fitnah. Pasalnya, apa yang diposting tidak sesuai dengan yang sebenarnya dilakukan KH. Kholilurrahman.

“Kiai Kholil tidak memanfaatkan ulama dan alumni pesantren. Yang kedua, tidak ada pengusiran KHOLIFAH dari posko Golkar. Sebab saat kejadian, tidak ada pasangan KHOLIFAH di dalam kantor Golkar,” ungkapnya, Sabtu (24/3/2018).

Menurut Hasan, akun facebook pendukung rival Kholifah tersebut kentara sekali dalam memojokkan paslon yang bukan dukungannya. Para pegiat dunia maya pasti tahu siapa akun-akun facebook tersebut.

“Rivalitas dalam politik sudah biasa. Tapi kalau sudah menyebar hoax, kebencian, fitnah dan lain sebagainya, Pilkada jadi ternodai,” tandasnya.

Hasan meminta KPU sebagai penyelenggara pilkada dan Panwaslu segera menertibkan akun-akun yang menebarkan hoax tersebut. Karena dapat membuat suasana pilkada di bumi Gerbang Salam tidak kondusfi. (Marzukiy/Nanik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.