oleh

Wajib Suami Tahu, Manfaat Pentingnya Temani Istri Saat Melahirkan

PortalMadura.Com – Kelahiran anak di tengah keluarga menjadi momentum membahagiakan bagi para orang tua. Karena diantara tujuan pernikahan adalah mendapatkan keturunan.

Maka tentu tak ayal ada kebahagiaan tak terhingga saat Allah SWT menganugerahkan anak pada pasangan suami dan istri.

Semua yang terbaik akan dipersiapkan orang tua untuk menyambut kelahiran sang buah hati. Salah satunya dengan kehadiran suami yang akan segera menjadi seorang ayah untuk mendampingi istrinya melahirkan.

Namun, terkadang calon ayah bingung dan takut masuk ke ruang persalinan saat istrinya akan melahirkan. Jika sang suami bisa membantu istrinya lebih tenang dan memberikan support yang positif bagi istri dalam melahirkan, maka tak ada salahnya untuk turut masuk dalam ruang bersalin.

Berikut manfaat menemani istri Melahirkan:

Menjadi Penyemangat Bagi Istri
Proses melahirkan adalah perjuangan lahir batin seorang istri. Kesakitan yang dialami tiada terlukis dengan kata-kata. Sebagaimana dijelaskan Allah dalam Al-Qur’an, “… ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya dengan menyapihnya adalah tiga puluh bulan….” (Al-Ahqaf: 15).

Maka kehadiran suami saat melahirkan akan menambah semangat istri menghadapi rasa sakit yang dialami.

Mendoakan dan Memaafkan
Tidak hanya secara fisik, kondisi psikis istri juga sangat mempengaruhi proses melahirkan. Seorang perempuan yang jiwanya tenang, ruhiyahnya terjaga akan lebih mudah menjalani persalinan.

Do’a serta kata-kata pengibur dari suami saat menemani istri menanti kelahiran bayi akan sangat membantu ketenangan hati. Juga dengan memaafkan semua kesalahan istri hingga tidak ada lagi perasaan yang mengganggu.

iklan hari santri

Pengingat Perjuangan Istri
“Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?” Beliau berkata, “Ibumu.” Laki-laki itu kembali bertanya, “Kemudian siapa?” tanya laki-laki itu. “Ibumu”, jawab beliau. “Kemudian siapa?” tanyanya lagi. “Kemudian ayahmu”, jawab beliau.” (HR. Al-Bukhari no. 5971)

Ibnu Baththal mengatakan, “Yang demikian itu diperoleh karena kesulitan yang didapatkan saat mengandung, kemudian melahirkan lalu menyusui. Tiga perkara itu dialami sendiri oleh seorang ibu dan ia merasakan kepayahan karenanya.”

Jadi dengan melihat secara langsung kesusahan istri saat melahirkan dapat menjadi pengigat para suami betapa besarnya pengorbanan istri. Hingga ia senantiasa harus memuliakan istri juga ibunya.

Menggendong dan Mengazankan Anak
Diantara sunnah yang dilakukan terhadap bayi baru lahir adalah mengazankannya. Abu Rafi meriwayatkan: “Aku melihat Rasulullah SAW mengazani telinga Al-Hasan ketika dilahirkan oleh Fatimah.” (HR. Abu Daud, At-Tirmizy dan Al-Hakim)

Termasuk juga, bila menemani istri melahirkan dapat langsung menggendong buah hati. Tindakan ini baik untuk menguatkan emosi antara anak dan orang tua.

Menenangkan Istri Saat Terjadi Sesuatu
Kemungkinan terjadi sesuatu diluar prediksi bisa saja dialami setiap ibu yang akan melahirkan, misalnya terjadi banyak pendarahan atau bayi mengalami kelainan yang harus segera diambil tindakan medis. Keberadaan suami di sisi istri memudahkan musyawarah untuk mengambil keputusan.

Tentu saja kehadiran suami dapat membuat istri lebih tenang karena merasa ada yang ‘bertanggungjawab’ dan mengatasi masalahnya. (sholihah.web.id/Salimah)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.