Wajib Tahu, Ini 5 Perbedaan Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan

  • Bagikan
Wajib-Tahu,-Ini-5-Perbedaan-Asuransi-Pendidikan-dan-Tabungan-Pendidikan
Ilustrasi (serabutan.com)

PortalMadura.Com – Pendidikan merupakan suatu hal yang harus diemban oleh siapapun. Entah itu masih di usia muda ataupun yang sudah tua. Jadi, di tingkat usia apa pun seseorang wajib memiliki hak pendidikan, karena ilmu dan pengetahuan sangat penting didapat agar tidak tergerus oleh zaman.

Mendapatkan pendidikan yang layak memang tidak mudah, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa mencapai pendidikan setinggi-tingginya. Tapi sekarang orang tua tidak perlu khawatir, karena bisa mempersiapkan dana untuk pendidikan sedini mungkin.

Salah satunya dengan membuka tabungan dan asuransi. Tahukah Anda, kedua hal tersebut berbeda maksud, tapi terkadang sebagian orang banyak yang menyamakannya. Berikut perbedaan asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan seperti dilansir PortalMadura.Com, Kamis (16/12/2021) dari laman Idntimes.com:

Pengertiannya Berbeda

Asuransi pendidikan adalah sebuah program investasi atau perlindungan yang dikelola oleh sebuah perusahaan asuransi. Pada dasarnya, hasil investasi yang diberikan oleh asuransi nilainya lebih tinggi daripada tabungan pendidikan.

Dengan memiliki asuransi pendidikan, nantinya Anda akan mendapatkan proteksi atau perlindungan untuk melindungi keuangan keluarga ketika kepala keluarga mengalami kecelakan dan meninggal dunia atau cacat total.

Sementara itu, tabungan pendidikan adalah sebuah produk keuangan yang dikelola bank yang dapat menjaga keutuhan modal awal yang lebih dikenal dengan nama tabungan rencana. Jadi, nantinya dana para nasabah akan dikelola dengan menggunakan sistem tabungan berjangka dan deposito.

Manfaatnya Berbeda

Salah satu manfaat pada tabungan pendidikan adalah jangka waktunya lebih fleksibel, jadi nasabah bisa mencairkan dana kapan saja. Misalnya, saat ingin membayar SPP seorang nasabah tinggal mencairkan tabungan pendidikan tersebut.

Sedangkan, salah satu asuransi pendidikan adalah adanya perlindungan jiwa dengan menanggung risiko kematian, dengan menjanjikan sejumlah dana tertentu. Nantinya, dana pertanggungan tersebut akan disesuaikan dengan biaya pendidikan sekolah anak.

Risikonya Berbeda

Tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat risiko yang dimiliki oleh tabungan lebih kecil dibandingkan dengan risiko yang dimiliki oleh asuransi. Suku bunga yang berlaku pada tabungan pendidikan ini sudah memiliki jaminan LPS. Jadi, tidak heran, jika saat ini banyak masyarakat yang tertarik untuk membuat tabungan pendidikan.

Di sisi lain, pada asuransi pendidikan, dana yang tersimpan memiliki sifat yang fluktuatif dan lebih berisiko. Hal ini karena nilai investasi dana yang tersimpan pada asuransi pendidikan nantinya bisa turun, tetap ataupun bertambah.

Tujuan Penghimpunan Dananya Berbeda

Perbedaan asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan selanjutnya adalah pada tujuan penyetoran dananya. Tujuan penyetoran dana dalam asuransi biasanya disebut dengan premi.

Premi tersebut harus diserahkan secara rutin, mulai dari setiap bulan, triwulan, semester atau bahkan tahunan, tergantung dengan ketentuan dan perjanjian. Umumnya, premi terdiri dari beberapa biaya seperti biaya dana investasi, biaya akuisisi, biaya asuransi, biaya pengelolaan dana, biaya administrasi dan biaya pengalihan dana.

Sementara itu, tujuan penyetoran dana pada tabungan adalah untuk mengamankan dana dari segala risiko kehilangan yang bisa terjadi jika dana tersebut disimpan di rumah. Untuk bisa mendapatkan fasilitas penyimpanan uang di bank, nantinya para nasabah akan diwajibkan untuk membayar biaya administrasi per bulannya.

Status Dana Berbeda

Status dana yang disetorkan antara tabungan atau asuransi juga berbeda. Bagi seseorang yang memiliki asuransi pendidikan, nantinya status kepemilikan dana yang disetorkan akan menjadi milik perusahaan asuransi.

Berbeda dengan tabungan, dana yang disetorkan oleh para nasabah ke bank sebagai tabungan sepenuhnya dana tersebut akan tetap menjadi milik nasabah. Jadi, tidak ada pengalihan kepemilikan dana dari nasabah ke bank.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.