oleh

Wakil Bupati Pamekasan Wacanakan Penerapan Wisata Modern

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berkomitmen untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terutama dari pengelolaan destinasi wisata yang sudah ada.

Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e mengungkapkan, sektor wisata menjadi salah satu objek yang sangat mungkin untuk meningkatkan PAD dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Mengingat, beberapa sektor yang lain belum menunjukkan geliat positif.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Jika ekonomi meningkat, PAD kita akan meningkat pula. Makanya, untuk memenuhi capaian itu kita akan memaksimalkan pengelolaan wisata,” katanya, Kamis (18/4/2019).

Mantan Kepala Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar ini berencana, pihaknya akan mengubah pengelolaan destinasi wisata yang sebelumnya tradisional menjadi modern, tujuannya tidak lain adalah meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat Pamekasan.

“Pengelolaan destinasi wisata tradisional yang diubah, kita akan genjot di situ (untuk meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat, red). PAD dari sektor wisata harus dimaksimalkan,” tandasnya.

Pada tahun 2018, pemkab telah mengucurkan dana tidak kurang dari 2 miliar untuk pembangunan destinasi wisata pantai Jumiang Desa Pademawu dan Pantai Talang Siring. Namun, dari dua objek wisata tersebut PAD yang didapat tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

Baca Juga : Ratusan Surat Suara di Masalembu Tercoblos, KPPS Diamankan Polisi

“Pada tahun 2018, target PAD kita Rp 20 juta, pada tahun 2019 Rp 30 juta. Karena setiap tahun PAD kita melebihi target,” tutup Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar