Wanita dan Pemuda LDII Lahir, Wabup Sumenep Minta Bersinergi

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: HartonoEditor: Hartono

PortalMadura.Com, dan pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, lahir hari ini, Rabu (7/11/2022).

Hal itu ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus periode 2022-2027 di salah satu hotel, Jl. Kapten Tesna, Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah meminta, wanita dan pemuda LDII mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk membangun Sumenep.

“Mari kita bangun Sumenep ini yang kondusif, bersama-sama” kata Eva sapaan Dewi Khalifah.

Ia mengaku terkejut dengan masuknya gerakan radikalisme, terorisme dan intoleran ke wilayah Kabupaten Sumenep. “Ini tugas bersama kita untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Membangun itu sulit, kata dia, namun untuk menghancurkan sangat mudah dan cepat. Ibarat membangun rumah yang butuh sejumlah jenis bahan serta butuh proses panjang, dari pembuatan pondasi hingga tertata atapnya dengan baik.

Maka untuk membangun masyarakat yang madani dan beragama serta saling menghormati dan harmonis adalah tugas semua elemen masyarakat. “Kalau di kita, perekatnya itu MUI dan FKUB agar keutuhan umat beragama dan toleransi itu tetap terbangun dengan baik,” katanya.

Menurutnya, semuanya saling menguatkan satu sama lain untuk menuju masyarakat sejahtera. “Maka wanita dan pemuda LDII ini butuh bersinergi, kolaborasi dengan semua pihak. Awali dengan audensi dan menyusun program yang jelas,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPD LDII Sumenep Musaheri menyampaikan, lahirnya wanita dan pemuda LDII itu diharapkan mampu melakukan kolaborasi dan bersinergi dalam memberikan manfaat pada semuanya. “Harus memberi manfaat maksimal pada sesama,” ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, LDII yang lahir 3 Januari 1972 merasa sangat penting adanya wanita dan pemuda LDII itu sendiri. “Kita sadar bahwa betapa pentingnya wanita dan pemuda itu [ada] tersendiri. Walaupun sejak dulu ada di dalam kepengurusan LDII,” terangnya.

Menurut dia, lahirnya wanita dan pemuda LDII Sumenep diilhami dengan organisasi keagamaan lainnya yang sudah ada lembaga tersendiri tentang wanita dan pemuda.

“Jadi, wanita dan pemuda kita ini siap berkontribusi dalam pengembangan SDM menuju Sumenep unggul, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.