oleh

Wanita Itu Dituntut Sebagai Heart Worker dan Hard Worker

DITHA PUTRI NURANI, perempuan kelahiran kota berteman Pamekasan, 04 Januari 1996 ini sungguh manis dan cantik. Kecantikannya bukan hanya polesan yang dibuat-buat, melainkan cantik luar dalam dan mempunyai wawasan yang jauh kedepan.

Tidak berlebihan jika perempuan yang baru lulus dari SMAN I Pamekasan ini dibilang telah mampu mengangkat dirinya sebagai perempuan terhormat dimata manusia dan dihadapan Tuhan.

“Wanita itu dituntut sebagai heart worker dan hard worker,” demikian kalimat yang terlontar dari bibir perempuan yang hoby membaca dengan penuh seyum.

Menurut Ditha, PortalMadura.Com menyapanya, bahwa senyum itu adalah ibadah dan senyum dari hati adalah sebuah anugerah. Hal ini, bagian dari yang harus dimiliki oleh perempuan Madura.

Bagi Ditha, semua perempuan itu cantik. “Semua wanita itu dilahirkan cantik, tapi bagaimana caranya kita menunjukkan inner beauty yang kita miliki. Cantik itu relatif,” tulis Ditha dalam status twitter tumblrmya.

Oleh karenanya, yang harus dipersiapkan bagi wanita itu adalah hati dan otak, karena kita dituntut sebagai heart worker dan hard worker. (Bekerja dengan hati). Sehingga, perempuan itu tetap dituntut selalu berbenah diri.

“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi, karena ia akan menjadi ibu. Ibu-ibu cerdas akan menghasilkan anak-anak cerdas.” ujar Ditha mengutip dari Dian Sastrowardoyo dalam sebuah catatan hariannya.

Kini, perempuan yang aktif didunia modeling dan nyanyi, sudah diterima di Farmasi UMY dan beasiswa penuh di STIE Perbanas Surabaya. “Saya bersyukur mas, bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Ditha di rumahnya, Jalan Jokotole VII/195A Pamekasan, Madura, Jawa Timur.(htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.