oleh

Wanita Karier, Begini Cara Pintar Atur Keuangan Agar Dompet Tetap Sehat

PortalMadura.Com – Perempuan zaman sekarang sudah banyak yang mempunyai pendapatan dan karier yang menjanjikan dalam hidupnya. Banyak juga dari mereka yang tidak hanya bisa membiayai dirinya sendiri, tapi keluarganya diberi jaminan hidup.

Walaupun begitu, tetap saja, pengelolaan keuangan adalah hal penting yang tidak boleh luput dari perhatian. Jadi, tidak ada alasan untuk menghambur-hamburkan gaji Anda itu hanya demi memanjakan diri. Sudah saatnya Anda mengatur keuangan Anda sebijak mungkin agar terhindar dari krisis di masa depan.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Dilansir PortalMadura.Com, Senin (9/8/2021) dari laman Idntimes.com, Lifepal menyusun sejumlah tips perencanaan keuangan bagi perempuan karier dan berniat memulai rumah tangga di masa yang akan datang. Simak berikut ini:

Biasakan untuk Mengukur Pengeluaran

Mengetahui jumlah rata-rata pengeluaran akan sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan. Karena dengan tolok ukur inilah, Anda bisa menentukan berapa dana darurat yang harus dimiliki untuk berjaga-jaga ketika kehilangan atau kekurangan penghasilan bulanan.

Dengan mengetahui rata-rata pengeluaran, Anda pun bisa dengan mudah memproyeksikan kebutuhan biaya hidup di masa tua nanti. Biasakanlah untuk mencatat dan menentukan pengeluaran Anda setiap bulan untuk hal yang bersifat kebutuhan dan keinginan. Pastikan selisih pemasukan dan pengeluaran setiap bulan setara dengan 10 persen pemasukan.

Ingat, akan lebih baik jika Anda menghindari berutang untuk kebutuhan konsumtif seperti membeli barang-barang di luar kebutuhan agar bisa hidup lebih hemat.

Gunakan Asuransi untuk Melindungi Keuangan Anda

Tanpa proteksi, bisa saja Anda menjual aset-aset ketika harus berhadapan dengan risiko-risiko dalam hidup seperti jatuh sakit, kecelakaan, dan lain sebagainya. Itu sebabnya sangat penting untuk memiliki asuransi atau jaminan kesehatan.

Lantas asuransi seperti apa yang sebaiknya dimiliki perempuan?

Apabila “menikah” adalah salah satu dari tujuan hidup, maka asuransi jiwa belum tentu menjadi pilihan yang tepat kecuali Anda yang akan menjadi pencari nafkah utama. Namun, asuransi kesehatan tentu wajib dimiliki mengingat biaya kesehatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurut survei Willis Towers Watson, kenaikan biaya kesehatan secara gross berkisar antara 10 persen hingga 11 persen per tahun.

Kenali Tujuan Finansial Baik Jangka Pendek Maupun Panjang

Tanpa menunda-nunda, petakanlah tujuan-tujuan finansial Anda sedini mungkin. Dengan mengetahui tujuan finansial, Anda pun bisa dengan mudah mengalokasikan dana untuk merealisasikan tujuan tersebut.

Kalau Anda bercita-cita untuk menikah di kemudian hari, hal inilah yang harus menjadi perhatian. Apalagi, beberapa tradisi adat di Indonesia cenderung mengharuskan perempuan menanggung biaya pernikahan, sedangkan sumbangan dari pihak laki-laki sifatnya sukarela.

Biaya pernikahan, baik di masa pandemik maupun tidak di masa pandemik tentu saja tidak murah. Apalagi jika keluarga Anda menghendaki adanya upacara adat dalam pesta pernikahan.

Selain pernikahan, lakukan pula perencanaan keuangan untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lain dalam jangka waktu berbeda. Sebut saja tujuan membeli aset pribadi, kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, mengambil sertifikasi dan lain sebagainya.

Jika Anda Menghendaki Joint Income, Maka Perhatikanlah Beberapa Pengeluaran Ini

Bila Anda dan calon pasangan menghendaki sistem joint income (pendapatan bersama) saat berumah tangga, akan ada beberapa pengeluaran maupun tujuan finansial yang harus Anda perhatikan. Hal itu antara lain adalah kenaikan biaya hidup usai melahirkan dan biaya pendidikan anak untuk jenjang tinggi.

Ketika tiba saatnya Anda menikah, besar kemungkinan pencari nafkah utama dalam keluarga adalah suami. Namun, biaya membesarkan anak tentu tidaklah murah, apalagi akan ada kenaikan biaya pendidikan untuk anak di masa depan.

Anda pun bisa mempersiapkan kedua hal itu sedini mungkin, sebelum Anda naik ke pelaminan, jika memang kondisi kesehatan finansial sudah baik. Pastikan untuk mengumpulkan dana tersebut dengan berinvestasi, bukan menabung.

Pilihlah instrumen investasi sesuai dengan profil risiko dan tenor investasi, semakin pendek jangka waktu investasi maka pilihlah instrumen dengan volatilitas rendah. Namun makin lama tenor investasi, makin fleksibel pula pilihan instrumennya.

Itulah hal-hal yang patut diketahui seputar perencanaan keuangan untuk perempuan karier yang bercita-cita menikah di kemudian hari. Pastikan pula untuk selalu konsisten dalam menjaga kesehatan keuangan dan merencanakan tujuan-tujuan finansial.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar