oleh

Warga AS dilaporkan Mendapatkan Kekerasan di Arab Saudi

PortalMadura.Com, New York – Harian The New York Times melaporkan seorang dokter berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi, Walid Fitaihi mendapatkan tindakan kekerasan ketika ditahan di sebuah hotel di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Laporan yang didasarkan menurut penuturan teman Fitaihi itu menyebut dia diseret keluar dari kamar dan dibawa ke ruangan lain dan Fataihi disiksa di ruangan tersebut.

Matanya Fitaihi ditutup, pakaiannya dilepas dan dia ditempelkan ke kursi sengatan listrik, selain itu selama penyiksaan itu punggung Fitaihi dicambuk.

Fitaihi, seorang dokter berusia 54 Tahun, ditahan sejak November 2017 dalam “operasi korupsi” di Arab Saudi. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (4/3/2019).

Menurut penuturan seorang dokter yang tak ingin disebutkan namanya dan seorang pejabat Amerika, setidaknya 17 orang yang ditahan dan mendapatkan penyiksaan sejak awal operasi korupsi di Negara tersebut dilarikan ke rumah sakit. Bahkan seorang pejabat militer Saudi meninggal akibat penyiksaan.

Menurut laporan itu, aktivis HAM perempuan juga disiksa dengan sengatan listrik.

Pejabat Saudi membantah tuduhan penyiksaan tersebut, serta mengungkapkan bahwa Arab Saudi melarang tindakan penyiksaan karena berlawanan dengan Konvensi PBB.

Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency
Tirto.ID
Loading...

Komentar