oleh

Warga Kangean Tolak HET Elpiji Yang Diajukan Camat

PortalMadura.Com, Sumenep – Warga kepulauan Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur, menolak usulan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji ukuran 3 kg yang dipatok Rp25 ribu/tabung.

“Warga merasa keberatan dan terkejut dengan HET Rp25 ribu yang di ajukan camat Arjasa dan Kangayan ke Pemkab Sumenep,” kata Masduki Rahmat, salah seorang warga kepulauan Kangean, di Sumenep, Kamis (12/3/2015).

Menurutnya, sebelum ada pengajuan HET, seharusnya camat mengundang tokoh masyarakat atau warga di kepulauan Kangean, bukan langsung serta merta mengajukan usulanĀ  atas dasar telah melakukan musyawaran dan perhitungan yang di lakukan dengan pedagang.

“Penetapan HET Elpiji yang di ajukan camat hanya di atas kertas, tidak melalui musyawarah dengan warga, melainkan dengan para pengusaha,” ujarnya.

Pihaknya menilai, bahwa camat telah menjadi ‘baking’ dari para pengusaha atau pedagang itu sendiri, dan tidak mengutamakan kepentingan warga kepulauan Kangean.

HET di kepulauan harus sama dengan daratan, sehingga warga di kepulauan tidak terkesan dikesampingkan oleh pemerintah daerah.

“Seharus pemerintah daerah memberikan subsidi transportasi untuk pendistribusian elpiji ke pulau, agar HET-nya sama dengan daratan,” pungkasnya.(roni/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.