Warga Lima Dusun Kesulitan Air Bersih di Desa Montorna

Warga Lima Dusun Kesulitan Air Bersih di Desa Montorna
dok. Ilustrasi (Foto Antara)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Warga lima dusun di Desa Montorna, Kecamatan Pasongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala Desa Montorna, Junaidi menyebutkan, kondisi air sumur milik warga menyusut, bahkan ada yang sudah kering.

“Dari delapan dusun, di lima dusun yang parah,” katanya, Selasa (11/8/2020).

Warga dari lima dusun tersebut terpaksa harus mencari air bersih ke desa lain, yakni ke Desa/Kecamatan Guluk-Guluk.

Kekurangan air bersih, kata dia, dialami warga setiap musim kemarau, akibat sumber mata air tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Air dipenampungan milik warga juga tidak ada, kecuali membeli atau mengambil ke luar desa,” terangnya.

Pihaknya berharap, pemerintah daerah dapat menyuplai air bersih ke wilayahnya untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Apresiasi Rumah Restorative Justice Unija, Wabup Sarankan Kerjasama dengan Ponpes

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd Rahman Riadi menjelaskan, Desa Montorna merupakan salah satu desa rawan kekeringan kategori kritis. “Itu sesuai peta bencana kekeringan,” sebutnya.

Menurut dia, pemerintah daerah sudah menetapkan Sumenep status siaga kekeringan. Keputusan tersebut menjadi dasar bagi pihaknya untuk menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan.

“Tentu, air bersih itu tidak serta-merta langsung bisa dikirim. Harus ada proposal atau pengajuan dulu dari desa atau kecamatan,” terangnya.

Selain itu, pemerintah daerah akan menyalurkan air bersih dari Desa Lebbeng Barat untuk kebutuhan warga Desa Montorna. “Di sana ada sumber cukup besar. Namun belum bisa terealisasi karena masih fokus pada corona,” dalihnya.

Baca Juga:  Gambar Profil WhatsApp Bupati Fauzi, Mengingatkan pada Sosok Pemimpin Zuhud dan Cerdas

Usaha lain yang sudah dilakukan, yakni membangun sumber bor di wilayah Guluk-guluk untuk kebutuhan warga Desa Montorna, namun program tersebut gagal.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.