oleh

Warga Mandangin Konsumsi Tabungan Air Hujan Tahun Lalu

PortalMadura.Com, Sampang – Warga Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur mulai mengkonsumsi tabungan air hujan tahun lalu. Pasalnya, Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau alat penyuling air asin menjadi air tawar tidak normal.

“Akhir-akhir ini, warga mengkonsumsi air hujan tabungan tahun lalu. Itupun masih membeli pada warga lain yang mempunyai penampungan besar,” kata Hakkun, Kepala Desa Mandangin, Sampang, Kamis (6/11/2014).

Ia menjelaskan, Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang dikelola PDAM tidak maksimal atau tidak normal, sehingga masyarakat sering mengeluhkan keberadaan air yang semakin sulit. “” Mesin itu adalah satu-satunya harapan warga disini (mandangin, red) untuk mendapat air tawar, mas,” keluh Muktadir (30) salah seorang warga Pulau Mandangin.

Sementara, Direktur PDAM Kabupaten Sampang, Robert Balbut menjelaskan, tidak maksimalnya pengoprasian SWRO lantaran terkendala ketersediaan arus listrik. “Kalau aliran listrik tetap tidak normal, mana mungkin mesin SWRO bisa berfungsi dengan maksimal,” kilah Robert Balbut.

Sebelumnya, kondisi listrik di Pulau Mandangin dilakukan pemadaman bergilir. Selain mengganggu kativitas ekonomi warga, jugamesin Sea Water Reverse Osmosis yang dikelola PDAM sering tidak dioperasikan. Warga pun harus mandi air laut dan mengkonsumsi tabungan air hujan tahun lalu.(lora/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE