oleh

Warga Pantura Pamekasan Minta RS Waru Segera Dioperasikan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Warga yang tinggal di wilayah pantai utara Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur meminta agar rumah sakit (RS) Waru segera dioperasikan.

Zainal Abidin (25) warga Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean menuturkan, sebagian besar masyarakat yang tinggal di wilayah itu menginginkan rumah sakit tipe C tersebut segera beroperasi agar pasien yang berasal dari daerah pantura dapat terbantu.

Menurutnya, pasien yang membutuhkan penanganan cepat akan terhambat lantaran jarak tempuh sangat jauh ketika harus dibawa ke RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan yang selama ini menjadi rujukan.

“Makanya, saya berharap sekaligus meminta kepada agar rumah sakit ini segera beroperasi. Supaya pelayanan kesehatan di Pamekasan bisa maksimal,” pintanya, Minggu (15/3/2015).

Guru SMK di Kecamatan Pasean itu menambahkan, lantaran lambatnya penanganan kesehatan, terkadang pasien yang dibawa ke rumah sakit yang ada di pusat perkotaan nyawanya tidak tertolong.

“Toh walaupun, yang namanya usia itu sudah diatur oleh Allah, tapi paling tidak manusia harus berikhtiar. Makanya, saya sangat ingin rumah sakit ini beroperasi sesegera mungkin,” katanya memanti-wanti.

Senada juga disampaikan Busairi (26) warga Desa Sana Laok, Kecamatan Waru. Menurutnya, pemkab Pamekasan harus segera bertindak cepat menangani persoalan rumah sakit yang selama ini ditunggu oleh masyarakat dan harus menjadi atensi pihak terkait.

“Saya kira pemerintah kurang peka terhadap keluhan masyarakatnya, padahal keberadaan rumah sakit disini sangat penting. Maka jalan satu-satunya adalah segera menyelesaikan pembangunannya dan operasikan juga,” kritik dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ismail Bey mengatakan, untuk melanjutkan pembangunan rumah sakit dimaksud, pihaknya masih membutuhkan tambahan dana segar sekitar Rp15 miliar.

“Untuk pembangunan pagar rumah sakit, kamar mayat, rawat inap, dapur dan lain-lain,” katanya beberapa waktu lalu. (Marzukiy/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.