oleh

Warga Tanjung Ngeluruk DKPP, Bantuan Pemberdayaan Nelayan Diduga Tak Tepat Sasaran

PortalMadura.Com, Sampang – Sedikitnya 30 orang warga asal Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ngeluruk Kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) setempat, Jumat (31/10/2014).

Mereka mempertanyakan pendistribusian bantuan pemberdayaan nelayan yang diduga tidak tepat sasaran dan tak transparan. “Bantuan yang sudah diberikan pada tiga kelompok nelayan tidak transparan,” terang Buradi, salah seorang warga di Kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (DKPP) Sampang.

Bahkan, mereka menemukan bantuan yang sudah disalurkan diterima oleh warga yang sudah mampu. Tiga kelompok masyarakat nelayan yang menerima bantuan yakni Samudra, Eka Jaya dan Tanjung Komuniti.

Untuk Samudera mendapat bantuan 5 unit mesin perahu. Sedangkan Eka Jaya dan Tanjung Komuniti, masing-masing mendapat kucuran dana sebesar Rp100 juta untuk pembelian solar dan jaring.

Sementara, Plt DKPP Sampang Mahfud hanya menyarankan agar warga juga membuat kelompok dan mengajukan ke Pemprov Jatim. “Bantuan itu dari Pemprov, bukan dari kabupaten. Lebih baik warga membentuk kelompok, kemudian ajukan bila ada program lagi,” tepisnya.(det/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE