Warga Temukan Sekretariat Pilkades di Rumah Kades dan BPD Aktif Nyalon

Avatar of PortalMadura.com
Warga Temukan Sekretariat Pilkades di Rumah Kades dan BPD Aktif Nyalon
Warga saat menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Bangkalan (Foto: M Saed @portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Bangkalan – Warga Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menemukan anggota BPD aktif nyalon kepala desa dan sekretariat Pilkades bertempat di rumah kepala desa (kades).

Temuan yang dinilai janggal tersebut disampaikan langsung ke pihak DPRD Bangkalan, Jumat (12/3/2021).

“Padahal dalam Perbup ada larangan, bahwa perangkat desa, anggota BPD aktif mencalonkan diri untuk calon kepala desa,” kata salah seorang warga Gili Anyar, R Arif Sulaiman.

Selain itu, kata dia, sekretariat Pillkades yang bertempat di rumah kepala desa kuat dugaan ada indikasi campur tangan oknum aparat desa. “Hal itu yang menjadi sebuah kejanggalan, seharusnya sekretariat panitia Pilkades itu di tempat netral,” ujarnya.

Baca Juga:  Kader Gerindra Madura Deklarasi Prabowo Subianto Capres 2024

Dengan temuan tersebut, pihaknya meminta anggota dewan menjembatani dan memberi tindakan, karena sudah melanggar Perbup Nomor 89 Tahun 2020 Tentang Pilkades.

“Jika dibiarkan dan tidak ada tindakan, maka akan memberatkan kepada salah satu calon kades. Dan khawatir terjadi konflik,” paparnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi A, DPRD Bangkalan, Ha’i menyampaikan, pihak Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) tingkat kabupaten sebenarnya sudah ada imbauan, perihal sekretariat panitia pilkades diletakkan di tempat netral.

Dengan adanya laporan tersebut, pihaknya akan mengklarifikasi dan jika laporan itu benar, maka harus pindah.

“Masalah itu nanti kami akan memanggil pihak terkait kemungkinan hari Selasa depan,” janjinya.

Soal anggota BPD aktif yang diduga ikut serta menjadi calon kades, pihaknya menyarankan harus ada bukti.

Baca Juga:  Kader Gerindra Madura Deklarasi Prabowo Subianto Capres 2024

“Kita tidak tahu apakah anggota BPD tersebut sudah mengundurkan diri atau belum sebelum pembentukan panitia. Jika dia mendaftarkan diri namun belum memundurkan diri dari perangkat desa maka itu tugasnya panitia desa,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.