Warga Tionghoa Pamekasan Berharap Keberkahan di Tahun Babi

  • Bagikan
Imlek
Warga Tionghoa Pamekasan Rayakan Imlek, Selasa (5/2/2019). (Foto. Hasibuddin)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berharap keberkahan di tahun baru Imlek ke 2566 yang jatuh pada tanggal 5 Februari 2019.

Mereka merayakan di Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Kiong) berlokasi di Dusun Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan. Perayaan Imlek tahun ini, tanpa menyertakan ritual bagi-bagi angpau.

Ketua Pengurus Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Kiong), Kosala Mahinda (56) mengungkapkan, tahun ini merupakan tahun keberkahan berdasarkan keyakinan etnis Tionghoa sehingga tidak menyertakan angpau.

“Kalau tahun lalu memang bagi angpau, agar mendapatkan berkah, tahun ini tidak usah,” ujar pria berkulit kuning langsat ini.

Menurut Kosala, untuk perayaan Imlek dari tahun ke tahun selalu dikemas dengan cara sederhana. Seperti melakukan pemandian arca serta membersihkan tempat peribadatan sejak jauh hari sebelum Imlek.

“Ya biar bersih dan nyaman saat melakukan ritual,” katanya.

Salah satu warga Jalan Cokroatmojo Kabupaten Pamekasan, Lely, yang masih memiliki darah Tionghoa menjelaskan, perayaan Imlek merupakan ritual tahunan, dimana ada silaturahmi, jumpa sanak saudara, melakukan persembayangan serta beberapa ritual lainnya.

“Kalau harapan secara pribadi, semoga Pamekasan bisa terhindar dari kegaduahn politik, dan mendapatkan keberkahan sebagaimana makna shio babi pada tahun ini,” katanya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.