oleh

Warga Tolak Pembangunan Waduk Blega Bangkalan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Rencana pemerintah pusat untuk pembangunan Waduk di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mendapat penolakan keras dari warga setempat.

Warga menilai, pembangunan waduk tersebut akan menenggelamkan ribuan rumah warga yang ada di 12 desa. Bahkan, puluhan tempat ibadah seperti masjid, musalla, sekolah madrasah, sekolah negeri serta swasta akan tergusur.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Blega, Bangkalan, H. Fathurrohman mengatakan, warga kecamatan Blega dengan tegas menolak rencana pembangunan waduk tersebut.

“Warga akan kehilangan tempat tinggal, dan ribuan kuburan sesepuh desa,” katanya, Sabtu (26/3/2016).

Menurutnya, tokoh masyarakat dan ulama juga tidak setuju dengan rencana pembangunan waduk tersebut.

Pria yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Bangkalan menuturkan, pembangunan waduk dikawasan Kecamatan Blega bukan solusi terakhir untuk mengatasi banjir di kawasan Kecamatan Blega.

“Dengan normalisasi sungai, Insya-Allah akan meminimalisir terjadinya banjir,” ujar pria yang akrab di pangggil Aba Iyut.

Penolakan juga disampaikan oleh Huda Ismail, mantan aktivis Bangkalan.

Ia berharap pemerintah harus membatalkan rencana pembangunan waduk Blega.

“Kalau kami suruh pindah, saya bisa bisa, tapi kalau kuburan dipindah, itu harga mati bagi kami,” tegasnya.

Dalam rencana pembangunan waduk tersebut, setidaknya 12 desa pada 3 kecamatan bakal berubah menjadi muara air untuk meminimalisir banjir Blega. (lora/choir)


Komentar