oleh

Wartawan di Sumenep Kutuk Aksi Premanisme

PortalMadura.Com, Sumenep – Sejumlah wartawan yang bertugas diwilayah Sumenep, berunjuk rasa di Taman Adipura, Rabu (21/5/2014). Mereka mengecam aksi kekerasan terhadap dua wartawan media cetak yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Massa yang diduga suruhan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan tersebut telah melukai secara fisik terhadap dua orang jurnalis. Kasusnya, kini dalam penanganan pihak kepolisian.

Sambil berorasi, mereka juga membentangkan sejumlah poster yang berisi tuntutan, serta kecaman pada oknum anggota dewan yang menggunakan jasa preman dalam menyelesaikan masalah. “Aparat kepolisian seharusnya lebih cepat menangani kasus ini. Tangkap para pelaku penganiayaan itu,” kata Moh Rahem, salah satu orator wartawan di Sumenep.

Sebagai bentuk protes, mereka juga meletakkan kelengkapan jurnalis, seperti laptop, camera dan id card dan tidur terlentang serta menabur bunga. Tindakan premanisme juga dinilai melanggar UU pers No 40 tahun 1999, tentang kebebasan pers.(udein/htn)


Komentar