oleh

Wartawan TV, Diskominfo dan Humas Pemkab Sumenep Dinilai “Pa’ Empa’ Sakaben”

PortalMadura.Com, Sumenep – Salah seorang wartawan televisi nasional, Didik Setia Budi, mengaku kesulitan mendapatkan informasi kegiatan yang berkaitan dengan potensi lokal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pihak Diskominfo dan Humas Pemkab Sumenep yang seharusnya banyak memegang agenda kegiatan justru kurang memberikan informasi.

“Saya kesulitan mendapatkan informasi itu, karena antara Diskominfo dan Humas Pemkab memang tidak perna memberi informasi. Dua lembaga itu, sama dengan “Pa’ empa’ sakaben” (sama saja, red),” kata Didik sapaan akrab Didik Setia Budi, News Contributor Net TV di Sumenep Minggu (29/5/2016).

Seharusnya, sambungnya, Diskominfo dan Humas Pemkab Sumenep lebih banyak berkomunikasi dengan wartawan atau minimal menginformasikan kegiatan yang bernuansa potensi lokal. “Selama ini tidak ada info-info seperti itu. Padahal, bagus untuk dipromosikan,” ujarnya.

Jika itu tidak dilakukan, katanya, maka program pemerintah tidak akan tersampaikan kepada publik. Menurutnya, pemahaman terhadap potensi berita antara wartawan dengan pejabat kadang berbeda dalam sudut pandang.

“Sehingga, perlu ada komunikasi intens, untuk menjawab kebutuhan berita yang saling menguntungkan antara program pemerintah daerah dengan kebutuhan pendengar atau pembaca,” tandasnya.

Untuk itu, pola kerja dan pola komunikasi perlu ada perbaikan diinternal pejabat, terutama Diskominfo dan Humas Pemkab yang selalu kemana-mana bersama bupati atau wakil bupati.

“Ini pentingnya komunikasi dan tidak hanya pencapaikan target ABS (Asal Babe Senang) atau Asal BUYA Senang,” pungkasnya sambil tersenyum.

Hal yang sama dialami wartawan TransTV di Sumenep, Abd Rahman. “Saya juga tidak pernah mendapatkan informasi dari pejabat. Ya, harus kreatif sendiri la,” tandasnya.(Hartono)


Komentar