oleh

Wasiat Almarhum Suami Pemicu Air Mata Wakil Bupati Sumenep Terpilih Tumpah di Pemakaman Keluarga

PortalMadura.Com, Sumenep – Wakil Bupati Sumenep terpilih, Nyai Hj. Dewi Khalifah melakukan ziarah pertama pada makam almarhum suaminya, KH. A. Syafraji, Sabtu (6/2/2021).

Saat di kompleks pemakaman keluarga, di Jalan Pahlawan, Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur air mata Nyi Eva sapaan akrab Dewi Khalifah tumpah tak terbendung.

Pemicunya ternyata Nyi Eva ingat terhadap wasiat almarhum KH. A. Syafraji yang disampaikan tiga hari sebelum meninggal dunia.

“Beliau [almarhum KH. A. Syafraji, red] selalu menitipkan wasiat agar saya selalu melayani masyarakat dan terus berjuang, lebih-lebih masyarakat kepulauan,” kata Nyi Eva.

Bahkan wasiat itu, kata dia, tidak hanya disampaikan pada detik-detik terakhir akan menghadap Sang Pencipta. Namun, dua kali ikut pesta demokrasi lima tahunan dan belum berhasil, almarhum tetap tersenyum dan setia membimbing serta meminta untuk terus berjuang demi umat.

“Itu yang membuat saya (saat melihat batu nisan beliau) ingat terhadap wasiatnya. Dan beliau itu setia membimbing dan selalu senyum menyemangati saya,” kenang Nyi Eva.

Wasiat almarhum kini menjadi bekal dirinya dan berjanji tidak akan pernah pupus dalam memperjuangan masyarakat Sumenep mendampingi Achmad Fauzi menuju Sumenep yang lebih baik.

“Saya bersama Bapak Fauzi [Bupati Sumenep terpilih, red] akan melayani dan selalu siap untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep,” kembali menegaskan.

Wasiat Almarhum Suami Pemicu Air Mata Wakil Bupati Sumenep Terpilih Tumpah di Pemakaman Keluarga 3
Nyai Hj. Dewi Khalifah bersama rombongan di areal makam Sayyid Yusuf, Talango, Sumenep (@portalmadura.com)

Sebelumnya, Dewi Khalifah didampingi kedua putranya, K. Lukmanul Hakim dan K. Zainul Alim nampak tidak kuasa menahan air mata saat berada di dekat batu nisan suaminya.

Air mata Nyi Eva makin deras seiring dengan kalimat tauhid yang dilantunkan bersama-sama oleh perwakilan PAC dan PC Muslimat NU Sumenep yang ikut mengiringi perjalanan ziarah.

Ini menjadi kali pertama Dewi Khalifah ziarah ke makam almarhum suaminya setelah menjalani masa idah (masa tunggu cerai meninggal) selama 130 hari.

Perjalanan yang dikemas dengan ziarah makam wali tersebut juga untuk memenuhi nazar Dewi Khalifah yang akan menginjakkan kaki di hari pertama (pasca idah) di kepulauan Sumenep bila terpilih pada Pilbup Sumenep mendampingi Achmad Fauzi pada Pilkada Serentak 2020.

Usai tabur bunga di makam suaminya dan para sesepuh pendiri Pondok Pesantren Aqidah Usmuni, rombongan bertolak ke Pulau Poteran Sumenep yakni ke makam Sayyid Yusuf, Kecamatan Talango.

Selama di Pulau Poteran, ia berbagi kebahagiaan dengan pedagang di areal makam Sayyid Yusuf dan menyempatkan diri berkunjung ke rumah Ketua PAC Muslimat Kecamatan Talango, Nyi Sunarti di Desa Padike.

Ziarah ke makam wali tersebut diakhiri di Asta Tinggi yang merupakan makam raja-raja Sumenep.(*)

Wasiat Almarhum Suami Pemicu Air Mata Wakil Bupati Sumenep Terpilih Tumpah di Pemakaman Keluarga 1
Ziarah wali berakhir di Asta Tinggi, Sumenep (@portalmadura.com)
Penulis : Hartono
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar