oleh

Waspada! Ini Dia Hukuman di Akhirat Bagi Pelaku Bullying

PortalMadura.Com – Agama Islam melarang setiap umat muslim untuk tidak saling menzalimi satu sama lain. Baik secara lisan, perasaan, apalagi secara fisik. Tapi sayangnya, di masyarakat perilaku Bullying tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan.

Bahkan, membuli di depan umum bagi sebagian orang bisa disebut sebagai suatu prestasi. Anehnya lagi, mereka dengan santainya tidak memedulikan perasaan korban bullying yang jelas pasti sakit hati. Mugkin korban itu hanya bisa diam dan menangis di saat terzalimi.

Ingatan yang kuat terhadap perilaku yang tidak baik itu bisa menjadi salah satu faktor masalah di masa yang akan datang. Atau mungkin korban ini tidak akan mampu membalas di dunia, tapi akan menuntutnya di akhirat.

Lantas, apa hukuman bagi pelaku bullying di akhirat?. Ini dia penjelasannya:

Bullying Ialah Tradisi Zalim
Perlu diyakini, bahwa Allah tidak akan pernah melupakan tindakan kezaliman antar sesama hamba-Nya. Dalam firman Allah,

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ

Janganlah sekali-kali kamu mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak karena melihat siksa” (QS. Ibrahim: 42).

Loading...

Meski Anda lupa akan kezaliman apa yang pernah dilakukan, tapi Allah selalu menghitungnya. Apabila tidak selesai di dunia, berlanjut sampai akhirat. Rasulullah pun pernah bercerita tentang orang yang bangkrut.

Beliau bersabda, “Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?”. Para sahabat menjawab, “Orang yang bangkrut di tengah-tengah kita adalah orang yang tidak punya uang dan tidak punya harta”. Lalu Rasulullah menjelaskan, “Orang yang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat nanti dengan membawa pahala salat, puasa, dan zakat, (namun) ia telah menghina si A, menuduh berzina si B, memakan harta si C, menumpahkan darah si D, dan memukul si E. Maka si A diberi pahala kebaikannya dan si B, si C… diberi pahala kebaikannya. Apabila amal kebaikannya habis sebelum terbayar (semua) kezalimannya, dosa-dosa mereka yang dizalimi itu diambil lalu dilemparkan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke dalam neraka” (HR. Muslim 2581).

Tidak Ada Hijab untuk Doa yang Menghampirinya
Sudah menjadi rahasia umum jika orang yang dizalimi doanya sangat mustajab. Hingga Rasulullah mengingatkan, “Takutlah kalian terhadap doanya orang yang dizalimi. Karena tidak ada tabir antar dia dengan Allah” (HR. Bukhari 2448).

Oleh karena itulah, dulu para ulama sampai ketakutan apabila ia merasa atau telah menzalimi orang lain. Mem-bully juga bisa menjadi dosa yang tidak disadari, meskipun Anda menganggapnya membahgiakan atau candaan. Wallahu A’lam.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : ruangmuslimah.co
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar