Waspada! Jangan Unggah 3 Hal Ini Ke Media Sosial

Avatar of PortalMadura.Com
Waspada! Jangan Unggah 3 hal Ini ke Media Sosial
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Di zaman teknologi ini, pengaruh internet sudah semakin besar bagi penggunanya. Tidak heran jika banyak yang mulai ketergantungan karena internet. Tua muda bahkan anak-anak sudah banyak yang menggunakannya. Bisa dibilang sudah menjadi bagian dari kehidupan seseorang, sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa tidak lengkap rasanya jika tidak menulis status di media sosial.

Kehidupan sehari-hari mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi semuanya di unggah hanya untuk menunjukkan pengalaman, memperbanyak orang yang like, mengejar popularitas dan masih banyak alasan-alasan lainnya. Tapi, tahukah Anda bahwa kebiasaan yang berlebihan itu justru memicu orang lain untuk melakukan penipuan?.

Banyaknya informasi yang Anda bagikan, tanpa disadari mempermudah orang lain mengambilnya untuk dijadikan hal-hal yang tidak baik sesuai keinginan mereka. Karena sebagian besar, orang yang menuliskan nama, tanggal lahir ataupun alamat biasanya menggunakan identitas asli. Jadi, kemungkinan untuk disalahgunakan itu menjadi lebih mudah.

Oleh karena itu, Anda sebagai pengguna media sosial alangkah baiknya lebih bijak dalam memilih mana yang harus diposting dan tidak, apalagi menyangkut privasi. Selain itu, ada tiga hal yang “haram” untuk diunggah ke media sosial. Apa saja kah itu? Simak berikut ini:

Surat Izin Mengemudi
Sejumlah pengguna mungkin tergoda untuk mengunggah foto SIM pertama mereka di media sosial, dengan dalih sekadar untuk memamerkan pencapaian mereka.

Namun, kartu identitas valid seperti SIM, memuat tanggal lahir, foto, dan identitas pribadi lainnya bisa disalin dan disalahgunakan oleh orang-orang yang berniat buruk.

Karena itu, jangan pernah membagikan apa pun yang memuat informasi pribadi, yang dapat menyebabkan pencurian identitas. Akses terhadap informasi ini dapat memungkinkan pencuri identitas untuk melakukan pengajuan pinjaman dengan atas nama kamu, melakukan penipuan, dan hal-hal merugikan lainnya.

Rencana Perjalanan Liburan dan Data Lokasi
Foto-foto liburan termasuk jenis foto yang paling banyak dibagikan oleh pengguna media sosial. Mengenai hal ini, ada satu saran yang sangat penting untuk Anda pertimbangkan. Jangan pernah berbagi informasi berapa lama dan ke mana saja Anda berlibur.

Pencuri akan mengetahui Anda sedang tidak ada di rumah untuk jangka waktu tersebut, sehingga mereka bisa menjalankan aksinya mencuri di rumah Anda secara lebih leluasa. Kalau Anda menggunakan geotagging di unggahan media sosial, harus Anda ketahui, pencuri juga dapat menggunakan informasi ini untuk menargetkan rumah Anda lho.

Informasi Rekening Bank
Membagikan informasi finansial apa pun ke ruang publik bisa melanggengkan penipuan. Meskipun beberapa orang mungkin menulis atau mengunggah sesuatu tentang gaji pertama mereka di media sosial sebagai bentuk kegembiraan, mereka tidak harus menampilkan gambar slip gaji mereka karena itu memuat informasi rekening bank.

CNN Money melaporkan, pada 2014 penegak hukum meringkus komplotan pencurian identitas besar-besaran yang mencari informasi keuangan korban melalui unggahan tentang gaji di Instagram. Para korban merupakan pengguna yang mengunggah gambar slip gaji mereka dengan tagar “myfirstpaycheck”, yang memuat informasi rekening bank. Dengan informasi ini, para pencuri mampu membuat cek palsu.

Intinya, kebiasaan membagikan informasi secara berlebihan juga menjadi permasalahan yang cukup serius dan perlu Anda perhatikan sebagai penggunan media sosial. Karena jika tidak, Anda sendiri yang nantinya akan merasa dirugikan. Jadi, hati-hatilah dalam mengambil keputusan, apa pun itu dalam kehidupan Anda. Semoga bermanfaat. (liputan6.com/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.