oleh

Waspada! Mobil Sering Didiamkan dalam Waktu Lama

PortalMadura.Com – Sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang physical distancing yang memungkinkan setiap orang untuk berada di dalam rumahnya. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak bepergian, dan banyak kendaraan mobil tetap di parkir di dalam gerasi rumah.

Seperti yang dikatakan oleh pemilik bengkel mobil Rafli Auto Cars Depok, dilansir dari laman Okezone.com, Rabu (8/4/2020). Hal yang paling sering terjadi ketika mobil didiamkan dalam waktu lama atau tidak dipanaskan sama sekali akan berisiko masalah pada baterai atau aki.

“Kalau mobil tidak didiamkan berhari-hari, kemudian saat dinyalakan agak susah, tersendat-sendat, ada kemungkinan berisiko kerusakan pada aki” ucap rafli.

Jadi usahakan mobil Anda panaskan meskipun mobil tersebut tidak dipakai. “Sebisa mungkin mobil dipanaskan beberapa waktu, jangan sampai tidak, cukup lima menit” tuturnya.

Bukan hanya aki saja yang Anda perhatikan, mobil yang didiamkan terlalu lama juga bisa membuat tekanan angin ban berkurang. “Mobil yang lama diam di garasi, angin pada ban pasti berkurang. Ini yang sering terlupa pada pemilik mobil” ucapnya.

Baca Juga: Pengguna Mobil, Begini Cara Tepat Rawat Sunroof

Menurutnya dia, komponen terparah pada mobil adalah terjadi korosi di tangki bahan bakar jika dibiarkan di dalam gerasi terus-terusan. Dampak ini bisa jadi fatal seperti penyumbatan saluran bahan bakar dan kebocoran yang berpotensi kebakaran.

“Sebelum didiamkan lama seperti saat ini, lebih baik mobil dalam keadaan full (tangki) bensinnya agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan seperti dampak korosi. Jika sudah terjadi korosi, risikonya besar, bensin bisa bocor dan menimbulkan kebakaran” tutur rafli.

Rewriter : Azizah
Sumber : Okezone.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar