Waspada Modus Donasi Sekolah, Penipu Catut Kadinsos P3A Sampang

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: RafiEditor: Putri Kuzaifah
Waspada Modus Donasi Sekolah Penipu Catut Kadinsos P3A Sampang
tangkapan layar
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Nama Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos dan P3A) Sampang Moh Fadeli dicatut orang tak dikenal.

Palaku memanfaatkan nomor handphone WhatsApp (WA) dengan tampilan profil menggunakan foto Moh. Fadeli. Pelaku melakukan percakapan melalui WA dengan sasaran pengurus yayasan atau lembaga sekolah Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah (Mts/MA) di lingkungan pendidikan Kabupaten Sampang.

Modusnya, pelaku mengaku ada program penggalangan donasi yang akan dibagikan terhadap beberapa yayasan atau lembaga. Bahkan dalam percakapan dengan salah satu pengurus Mts/MA Miftahul Umul Lengser, Camplong Sampang, pelaku penipuan menyebutkan jika lembaga yang dikelola terpilih menerima donasi.

Pelaku meminta data foto struktur pengurus, kegiatan dan nomor rekening aktif lembaga sebagai syarat untuk mempercepat proses pencairan dana hasil donasi.

Baca Juga:  Cabor Atletik Sumenep Borong 7 Medali

Calon korban lainnya, Mts Bustanul Muhtadi yang akan penerima donasi.

Kepala Dinsos dan P3A Sampang Moh Fadeli menyebutkan, pelaku penipuan telah mencoba berkomunikasi dengan dua pengurus lembaga sekolah pada 15 Mei 2022.

“Pelaku penipuan tak dikenal, menggunakan foto saya sebagai profil WA. Entah dari mana dia mendapatkan foto itu,” ujarnya, Senin (16/5/2022).

Nomor WA yang digunakan pelaku bukan milik Fadeli. “Saya tidak punya nomer WA lain. Hanya satu yang biasa aktif digunakan untuk komunikasi via seluler,” lanjutnya.

Fadeli meminta masyarakat, supaya tidak merespon nomor WA 083185379472 yang telah mencatut nama dan jabatan dengan modus penerima bantuan dana hasil donasi untuk lembaga.

Baca Juga:  Tampil Pincang, Darun Najah dan Al Istikmal Lolos ke Babak 4 Besar

“Jika ada masyarakat atau pengurus lembaga menerima dari nomor WA dan percakapan yang sama, mohon tidak direspon serta segera lapor kepada kami,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.