PortalMadura.com

Wedang Jahe Minuman Surga, Benarkah?

  • Kamis, 28 Juli 2016 | 17:00
Wedang Jahe Minuman Surga, Benarkah?
ilustrasi

PortalMadura.Com – Wedang jahe merupakan minuman tradisional asal Jawa Tengah dan Timur yang berkhasiat untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin. Ternyata, minuman yang satu ini tertulis dalam Al-Qur’an sebagai minuman surga.

Hal ini sesuai dengan firman Allah: “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe,” (QS Al Insan 17).

Bahkan, beberapa ahli tafsir menjelaskan bahwa di surga memang terdapat kenikmatan-kenikmatan yang telah dikenal baik oleh manusia selama di dunia. Salah satunya adalah minuman segar yang dibuat dari bahan jahe. Sebuah rempah-rempah yang beraroma khas dan disukai oleh bangsa Arab.

Jahe yang memiliki nama latin Zingiber Officinale ini dikenal sebagai rempah herbal yang selain murah, tanaman ini juga mudah dibudidayakan. Jahe juga tidak hanya menjadi rempah yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia. Namun, bangsa Arab pun menjadikan minuman jahe sebagai minuman favorit untuk menghangatkan tubuh.

Dalam sebuah riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata, “Raja Romawi pernah menghadiahkan sekantong jahe kepada Rasulullah, lalu beliau memberikan sepotong jahe itu kepada setiap orang. Beliau juga memberikan sepotong kepadaku”.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa minuman jahe di surga tidaklah sama dengan wedang jahe yang ada di bumi. Hal ini, karena minuman jahe di surga telah diracik oleh Allah secara langsung bagi hamba-Nya yang saleh dan jahe di surga juga berasal dari mata air bernama ‘Salsabil’.

Belum lagi perbedaannya dari segi tempat atau lingkungan, di mana jika biasanya kita menikmati wedang jahe di pinggir jalan dengan sahabat, maka para penghuni surga akan meminum-minuman jahe dengan didampingi oleh pelayan yang awet muda. Bahkan, saking awet mudanya seperti melihat mutiara yang bertaburan. Pemandangannya pun akan dihiasi dengan sebuah pemandangan yang tidak terkira yaitu kerajaan surga Allah yang indah.

Sebagaiman firman Allah: “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe (yang berasal dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana (surga) niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar,” (QS Al Insaan 17-20).

Kendati demikian, hanya Allah saja yang mengetahui hakikat kebenaran tentang kandungan ayat tersebut. Tugas kita hanya berusaha untuk memperbaiki diri dan melakukan berbagai kesalehan agar Allah memperkenankan kita berada di surga-Nya nanti. (islamidia.com/Salimah)

Loading...
Advertisement
banner300x250

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional