Wisata Religi, Keunikan Makam Tua Yang Dikeramatkan Warga Gili Genting Sumenep

Avatar of PortalMadura.Com
Makam Keramat Desa Bringsang, Gili Genting, Sumenep
Makam Keramat Desa Bringsang, Gili Genting, Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebuah makam di Dusun Gunung, Desa Bringsang, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terlihat unik.

Tak ada yang tahu asal usul makam tersebut. Namun, sesepuh desa dan warga sekitar menyebutnya “Gung Samudro” atau Agung Joko Samudro.

Makam yang diprediksi paling tua di wilayah Gili Genting itu, dikeramatkan oleh warga. Nisan aslinya, terbuat dari kayu dan tetap utuh.

Disekitarnya terdapat banyak nisan terbuat dari batu gunung dengan ukuran lebih kecil yang diperkirakan sebagai pengikutnya.

Warga mengenalnya, merupakan makam waliyullah, yakni penyebar agama Islam sebelum Kadipaten Sumenep lahir atau sebelum tahun 1269.

“Dari sesepuh warga di sini memang disampaikan bahwa, kalau ingin berziarah ke makam, disuruh mulai dari sini. Ini makam wali Allah tertua di wilayah Gili Genting,” kata Sekretaris Desa Bringsang, Syamsul Arifin, pada PortalMadura.Com, Senin (26/12/2016).

Kekeramatan makam tersebut tidak hanya diakui warga Gili Genting. Namun, seorang habib yang berdomisili di Jakarta datang dan membangun makam tersebut.

“Dua tahun lalu dibangun. Nisannya dibuat tinggi hingga tiga meter dan panjang 3,5 meter. Tapi, nisan asli dari kayu tetap ada,” terangnya.

Keunikan lain pada bangunan yang baru tersebut, dipampang nama-nama wali pada nisannya, baik yang tersebar di Madura, Jawa, Bali dan sejumlah nama ulama besar di luar Jawa.

Untuk sampai ke tempat ini, peziarah bisa minta antar pada warga dari Pelabuhan Rakyat, Desa Bringsang yang berdekatan dengan wisata Pantai Sembilan (9).

Bila menggunakan jasa antar motor, kurang lebih 15 menit sudah sampai ke tempat tersebut dengan menyusuri keindahan daratan Desa Bringsang, Kecamatan Gili Genting, Sumenep. (Hartono)

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.