oleh

Wujudkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Sumenep Serahkan Bantuan

SUMENEP (PortalMadura) – Bertempat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Bupati A Busyro Karim memberikan paket bantuan kepada 676 kelompok masyarakat (Pokmas) yang berasal dari 111 desa dan 21 kecamatan.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini, bisa mendatangkan barokah dan manfaat bagi kelangsungan usaha program kegiatan kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep di masa mendatang,” kata bupati dalam sambutannya.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang, seperti mesin perahu, jaring, lampu celup air, alat pengasapan ikan, dan lainnya.  Menurut bupati, hal itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan para nelayan.

Hal tersebut juga sesuai dengan visi rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sumenep 2011-2031 yakni “Terwujudnya ruang  wilayah kabupaten sebagai pusat kawasan minapolitan, yang didukung dengan pengembangan kawasan agropolitan, pariwisata dan industri”.

Bupati menjelaskan, target kawasan minapolitan sangat cocok dengan kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki kawasan pesisir dan pulau-pulau. Jika potensi ini dikelola dengan sungguh-sungguh, kawasan minapolitan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat serius menjalankan program minapolitan ini. Oleh karena itu, pihaknya berharap program minapolitan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Oleh karena itu, bupati berpesan agar bantuan pemerintah dalam bentuk barang tersebut jangan dijual atau dialihkan kepada kelompok lain. Pemerintah memberikan bantuan apapun sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Tetapi, kadang kala memang sudah watak manusia, sudah diberi satu pasti minta dua. selalu ingin lebih dan ingin lebih.

“Saya ingin para penerima bantuan, untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengolah hasil perikanan. Sebab jika hasil perikanan diolah dengan lebih kreatif, tentu akan mendatangkan nilai ekonomis yang lebih tinggi,” tegasnya.

Selain itu, dia juga berharap Kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep agar di tahun mendatang untuk memprioritaskan teknologi tepat guna bagi para nelayan. Sebab, peningkatan produksi kelautan dan perikanan sangat ditentukan oleh kemampuan para nelayan memanfaatkan keunggulan teknologi.

Sekarang ini, sejumlah teknologi kelautan dan perikanan telah diaplikasikan untuk mendukung kegiatan nelayan, pembudidayaan perikanan, dan masyarakat pesisir lainnya. Misalnya teknologi zero water discharge (zwd) yang merupakan teknologi pengolahan air yang dimanfaatkan untuk budidaya.

Teknologi ice maker sebagai teknologi penyedia es kristal untuk masyarakat pesisir. Ada juga teknologi pemurnian garam sederhana hasil produksi kementrian kelautan dan perikanan. “Apapun teknologi tepat guna yang digunakan, harus mampu mendukung tercapainya peningkatan produktifitas masyarakat nelayan dan pesisir.,” ujarnya.

Penyerahan bantuan pada, Kamis (12/12/2013) kemarin juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Imam Hasyim, Sekretaris Kabupaten Hadi Soetarto, para asisten, serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kepala desa, camat dan para ketua Pokmas.(hms/htn).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE