Yudisium Mahasiswa FKIP Unija Sumenep, Dekan: Jangan jenuh belajar

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: HartonoEditor: Putri Kuzaifah
Yudisium Mahasiswa FKIP Unija Sumenep, Dekan: Jangan jenuh belajar
Prosesi yudisium mahasiswa FKIP Unija Sumenep 2021 (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, – Sebanyak 54 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengikuti yudisium, Sabtu (25/9/2021).

Mereka yang mengikuti yudisium strata satu (S1) itu, dari Program Studi  Pendidikan IPA (PIPA) sebanyak 18 mahasiswa dan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 36 mahasiswa.

Yudisium yang berlangsung di salah satu hotel jantung kota Kabupaten Sumenep, bertemakan, “Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Menuju SDM Berdaya Saing Global Berkarakter Kebangsaan”.

Yudisium Mahasiswa FKIP Unija Sumenep, Dekan: Jangan jenuh belajar

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wiraraja, Jefri Nur Hidayat mengajak mahasiswa dan alumni agar tetap belajar dengan baik. “Jangan jenuh untuk belajar,” katanya.

Era saat ini, kata dia, perkembangan keilmuan cukup pesat yang menuntut harus terus banyak belajar tanpa lelah. “Kami [Unija] sudah berbasis merdeka belajar dan kampus merdeka,” ujarnya.

Kedepan, kelulusan mahasiswa FKIP ditargetkan bisa kurang dari 4 tahun. “Itu bentuk komitmen kami melaksanakan sepenuhnya. Harapan kami, kedepannya kelulusan kurang dari 3,5 tahun,” katanya menegaskan.

Yudisium Mahasiswa FKIP Unija Sumenep, Dekan: Jangan jenuh belajar

Pada pelaksanaan , pihaknya tetap memerhatikan protokol kesehatan. Para dosen dan mahasiswa, sebelumnya sudah mengikuti vaksin dan wajib memakai masker.

“Kita dukung program pemerintah sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.