oleh

10 Tips Hidup Sehat Ala Nabi Muhammad SAW

PortalMadura.Com – Uang tentulah memang sangat dibutuhkan bagi semua orang, bahkan banyak orang rela menjadi budak uang. Tetapi ada yang lebih penting dari uang, yaitu kesehatan. Yang mana kesehatan tidak bisa dibeli dengan uang, sebanyak apapun uang kita untuk membeli obat mahal kalau cara hidup kita tidak benar dan sehat maka banyak penyakit yang akan kita alami. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW seharusnya sudah menjadi pedoman yang diikuti oleh umat Islam dimanapun dirinya berada.

Berikut ini PortalMadura.Com melansir dari laman Liputan6.Com tentang 10 tips hidup sehat ala nabi Muhammad SAW, Sabtu (31/10/2020):

Tidak Makan Secara Berlebihan

Ada baiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan. Bukan tanpa alasan tentunya Nabi Muhammad SAW mengajarkan hal tersebut. Apabila makan dengan berlebihan, dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai kerugian, seperti makanan yang justru tidak habis hingga mengalami mual dan muntah karena kekenyangan.

Dari Aisyah RA berkata: “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti.”

Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Salah satu cara menjaga kesehatan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW adalah dengan berhenti makan sebelum kenyang. Hal ini ternyata merupakan cara yang cukup ampuh untuk menghindari dari berbagai penyakit yang bisa timbul.

Menurut hadis riwayat Bukhari Muslim dijelaskan bahwa: “Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan.” Hadis tersebut daif, namun maknanya benar.

Atur Porsi Makan

Nabi Muhammad SAW juga memberi contoh yang baik mengenai bagaimana porsi makanan yang baik untuk dikonsumsi. Umat islam disarankan untuk menjaga makanan yang masuk dengan mengatur porsi makanan, minuman, dan udara agar seimbang. Sebab, kondisi perut yang terlalu penuh dengan makanan dan minuman akan membuat tidak adanya ruang bernafas atau ruang udara dalam perut dan akan membuat sesak nafas.

Ada hadis yang menjelaskan mengenai hal tersebut yang berbunyi: “Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan.” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Hindari Makanan Haram

Jangan sekali-kali umat islam mengonsumsi makanan yang haram, sebab hal tersebut dapat menimbulkan berbagai kerugian bagi tubuh. hal tersebut dijelaskan juga pada surah Al-Maidah ayat 3 yang artinya: “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.”

Tidak Minum Khamr

Mengenai minuman berupa khamr sudah dijelaskan pada salah satu ayat Alquran yaitu pada surah Al-Maidah ayat 90-91 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, yang adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan salat, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).”

Berpuasa

Puasa sudah tidak perlu diragukan lagi dan begitu banyak penelitian yang menjelaskan mengenai puasa tersebut. Puasa di dalam Islam sangatlah banyak macamnya, mulai dari puasa wajib pada bulan Ramadan, dan juga berbagai puasa sunah seperti puasa Daud, puasa Muharam, puasa Senin dan Kamis, dan lain sebagainya.

Diriwayatkan pada hadis Bukhari yang berbunyi: “Berpuasalah kamu supaya sehat tubuhmu.” Hal tersebut memberi sebuah arti jika puasa akan memberi manfaat yang baik dan sehat bagi tubuh. Puasa juga menjadi sebuah cara detoks tubuh untuk mengeluarkan berbagai racun dalam tubuh, timbunan lemak, dan berbagai zat merugikan lainnya.

Jangan Tidur Tengkurap

Mungkin hal ini tidak banyak disadari, padahal tidur tengkurap sangat dilarang dalam islam karena merupakan tidurnya setan. Selain itu, dengan tidur tengkurap akan mengganggu saluran pernafasan yang akan berbahaya bagi kesehatan. Maka dari itu, usahakan jangan tidur tengkurap.

Dari Ya’isy bin Thokhfah Al Ghifariy, dari bapaknya, beliau berkata: “Ketika itu aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang dan itu terjadi di waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata: ‘Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.’ Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud no. 5040 dan Ibnu Majah No. 3723. Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin mengatakan bahwa sanad hadis ini sahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini sahih)

Tidur Miring ke Kanan

Nabi Muhammad SAW sangat menyarankan untuk tidur dalam posisi miring ke kanan karena dapat memperlancar kerja jantung dan hati. Selain itu, proses metabolisme tubuh serta detoksifikasi saat tidur akan lebih lancar saat tidur miring ke sisi kanan badan.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi: “Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudulah seperti wudu untuk salat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Dengan menjaga kebersihan memang sudah tidak perlu diragukan lagi menjadi hal penting agar tubuh selalu sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Apabila lingkungan sangat kotor tentu akan tinggi risikonya untuk timbul berbagai sumber penyakit seperti demam berdarah, dan semacamnya.

Hal yang membahas tentang kebersihan tersebut telah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW yang mengatakan: “Sesungguhnya Allah SWT itu suci dan menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR Tirmidzi)

Menjaga Kebersihan Tubuh

Dari kebersihan lingkungan, lalu beranjak pada kebersihan tubuh. Nabi Muhammad SAW sangat menjaga kebersihan tubuhnya. Dan dengan menjaga kebersihan tubuh membuat seseorang terhindar dari penyakit.

Berdasarkan Hadis riwayat Muslim dan Tirmidzi yang mengatakan: “Waktu untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan hendaknya tidak melebihi 40 hari.”

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : liputan6.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.