oleh

111 Kades Terpilih 2021 di Bangkalan Dilantik, Begini Pesan Bupati

PortalMadura.Com, Bangkalan -Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, melantik kepala desa (kades) terpilih yang mengikuti pesta demokrasi Pilkades serentak 2021, pada tanggal 2 Mei.

Pelantikan kali ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya sehingga harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Pelantikan berlangsung, Rabu (28/7/2021).

R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, pelantikan yang digelar di Pendopo Agung (dihadiri perwakilan), para kades terlantik dilarang membawa pasangan dan supporter atau pendukungnya.

“Jadi, hari ini pelantikan kades terpilih sebanyak 111 desa. Dilantik secara serentak di kecamatan masing-masing. Dan yang hadir di pendopo ini adalah perwakilan dari setiap kecamatan,” terang Bupati usai mengambil sumpah dan janji kades di Pendopo Agung Bangkalan.

Meski pelantikan tidak dilakukan seperti biasanya, ia berharap agar kades terlantik dapat bekerja dengan baik, maksimal dan bisa mengembangkan potensi di desanya masing-masing.

“Terutama di tengah pandemi ini, saya harap kades terlantik bisa bekerja dengan baik sehingga penanggulangan pandemi COVID-19 segera teratasi dengan baik,” ujarnya.

Selain itu Bupati menjelaskan, terkait kades yang meninggal dunia, akan dilakukan pemilihan ulang pada Pilkades serentak 2022.

“Ada enam orang kades terpilih yang meninggal dunia sebelum dilantik, sehingga tidak bisa ada Pengganti Antar Waktu (PAW). Enam desa itu akan di tempatkan seorang Pj,” terangnya.

Enam desa tersebut meliputi, Desa Buluh Kec. Socah, Desa Tegar Priyah Kec. Geger, Desa Sendang Laok Kec. Labang, Desa Kamal Kec. Kamal, Desa Makam Agung, dan Desa Cindegeh Kec. Arosbaya.

Bupati juga berpesan kepada kades terlantik, agar tidak melihat pendukung A maupun pendukung B. Program-programnya harus tepat sasaran, baik program dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Harapan saya, kades terpilih ini nantinya bisa merangkul semua lapisan masyarakat, tidak ada lagi pendukung A dan B, harus semua dirangkul agar program-programnya bisa tepat sasaran,” tandasnya.

Sebelumnya, kades terpilih sebanyak 117 desa yang tersebar di 18 kecamatan, namun ada 6 kades terpilih yang meninggal dunia, sehingga harus ada pemilihan ulang pada tahun 2022.(*)

Komentar