2015, Jokowi Jadi Ketum PDIP

Avatar of PortalMadura.com
2015, Jokowi Jadi Ketum PDIP
Dok. foto JPNN

PortalMadura.Com, Jakarta – Direktur Eksekutif Nurjamana Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan ketenaran Jokowi sebelum dan sesudah menjadi Presiden bisa menjaga eksistensi partai PDIP. Pasalnya, jika Jokowi menjadi ketum PDIP selain akan terjadi regenerasi kepemimpinan, Jokowi juga sudah sukses menjadikan PDIP jadi pemenang pemilu dan Pilpres 2014 sehingga layak masuk bursa ketum PDIP.

“Pentingnya regenerasi dalam partai politik akan menghilangkan stigma negative dari masyarakat tentang partai politik. Selama ini partai politik cenderung menghadirkan sosok senior tanpa memberi kesempatan kepada kaum muda untuk memimpin sebuah partai politik, sehingga baik program maupun sosok figurnya sudah tidak menarik lagi”, tutur Jajat dalam rilisnya yang diterima Redaksi PortalMadura.Com, Senin (29/12/2014).

Baca Juga:  Pemilu 2024, PDI Perjuangan Targetkan 12 Kursi di Sumenep

Jajat menilai, sosok seperti Jokowi terbukti merupakan pembeda dari berbagai figur dalam dunia politik saat ini. Jika PDIP memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memimpin PDIP, bukan tidak mungkin akan jadi nilai plus bagi ibu Megawati dan partai PDIP dari masyarakat yaitu partai yang mengedepankan regenerasi dengan sosok yang terbukti teruji seperti Jokowi.

“Sebagai partai yang terbilang senior, PDIP tidak hanya sukses menjadi pemenang pemilu legislatif dan juga pilpres 2014, dengan mengusung Jokowi sebagai capresnya PDIP sudah menunjukan regenerasi dalam bursa calon Presiden dengan sukses menjadi pemenang, jika hal ini mau terulang kenapa tidak memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memimpin PDIP ?” tutup, Jajat. (rls/htn)

Baca Juga:  Bendum BMI, Kaisar: Ayo Himpun Segenap Potensi Pemuda Madura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.