oleh

27 PAC Desak Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Mundur

Surabaya – Sebanyak 27 dari 31 pengurus anak cabang Partai Demokrat di Surabaya mendesak DPD Demokrat Jawa Timur membentuk tim investigasi terkait desakan agar Ketua DPC Dadik Risdaryanto mundur dari jabatannya menyusul kegagalan Pemilu Legislatif 2014.

“Kami tetap minta agar Pak Dadik mundur dari jabatannya atau kita semua yang menurunkan,” kata Ketua DPAC Sawahan Endik Purwanto saat bersama perwakilan PAC lainnya mendatangi kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, jika Dadik sebelumnya menyatakan bawha pergerakan PAC-PAC ini ada yang menunggangi dari pengurus DPC, maka pihaknya sepakat bahwa semua ini berjalan karena hati nurani untuk membenai partai ke depan.

Saat ditanya jika Tim Investigasi yang terdiri dari lima pengurus DPD Demokrat Jatim tersebut tidak sesuai harapan, lanjut dia, maka pihaknya tetap berjuang sampai Dadik turun dari jabatannya.

“Bila perlu kami akan menduduki kantor DPD Jatim atau kita ke Jakarta,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya tidak takut dengan ancaman akan dikeluarkan dari partai. “Tekat kita cuma satu, kami yang bertahan atau Pak Dadik yang tetap menjabat,” ujarnya.

Sekretaris Barisan Muda Demokrat Surabaya, Ernawati mengatakan pihak DPD sudah setuju dibentuk tim investigasi untuk mengetahui secara jelas dan transparan guna mengetahui permasalahan yang sebenarnya.

“Tim investigasi itu berisikan orang-orang DPD. Nanti hasilnya akan disampaikan kepada kita,” tutur Ernawati.

Lebih lanjut Ernawati yang juga anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut juga menegaskan bahwa pihaknya akan mempertanyakan sejauh mana kewenangan tim investigasi. Selain itu pihaknya juga minta tim investigasi untuk bekerja secara profesional dan independen.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Organisasi DPD Partai Demokrat Jatim Hartoyo menegaskan pihak DPD akan membentuk Tim Investigasi. Untuk itu pihaknya minta para pengurus DPAC dan pengurus DPC bisa membuat surat pernyataan yang isinya tentang dugaan adanya penyalahgunaan wewenang sebagai Ketua DPC.

“Kami akan bentuk tim investigasi. Lalu kami minta PAC buat surat. Dengan begitu kami punya pegangan kuat untuk melakukan investigasi dan bisa menjadi dasar kami bekerja,” ujar Hartoyo.

Hartoyo mengakui bahwa apa yang terjadi merupakan hasil akumulasi dari PAC dan pengurus DPC. “Kemungkinan saya sendiri yang akan memimpinnya. Kapasitas tim investigasi adalah menyampaikan temuan-temuan di lapangan. Kita juga akan mengklarifikasi, utamanya dari Ketua DPC. Insya Allah Senin depan tim investigasi sudah mulai bekerja,” katanya.(deliknews/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.