oleh

3 Cara Jaga Hati Agar Tetap Sehat Menurut Islam

PortalMadura.Com – Rasulullah bersabda: “Dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya; dan jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah, bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Dari keterangan hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa hati (al-qalb) manusia mudah berubah-ubah, sukar dibaca, bisa menjerumuskan pemiliknya ke lembah maksiat, dan bisa membawa kepada kebenaran. Untuk itu, hati perlu dijaga dengan baik. Sebab, jika dibiarkan begitu saja, hati akan berubah menjadi hati yang sakit (al-qalb al-maridh).

Begitu banyak manusia yang memiliki pikiran cerdas, tetapi akhirnya menjadi orang hina hanya karena memiliki hati yang sakit. Karena kecerdasan yang ada di dalam pikiran mereka, bisa dikalahkan oleh kebusukan yang ada di dalam hati. Biasanya, orang yang memiliki hati sedang sakit akan marah pada kebenaran dan senang pada kebatilan, melansir dari laman republika.co.id, Minggu (21/7/2019).

Sama seperti anggota tubuh lainnya, hati yang sakit bisa dilihat dari tiga hal:

Pertama, kemampuan indera yang ada di dalam hati akan hilang secara total. Hati seperti ini akan menjadi buta, tuli, bisu, dan lumpuh. Ia tidak bisa membedakan antara kebenaran, kesesatan, ketakwaan, kemaksiatan, dan lain sebagainya.

Kedua, kemampuan indera yang ada di dalam hati menjadi lemah. Padahal sebenarnya, kemampuan indera tersebut kuat. Sama seperti anggota tubuh lainnya, jika sedang dalam keadaan seperti ini, hati berarti butuh asupan gizi.

Loading...

Ketiga, hati tidak bisa melihat sesuatu dalam bentuk yang sebenarnya. Seperti melihat kebenaran menjadi kesesatan, kesesatan menjadi kebenaran, merasakan manis menjadi pahit, dan pahit menjadi manis. Lalu, bagaimana cara menjaga hati agar tetap sehat?.

Baca Juga: Inilah 6 Cara Hilangkan Sakit Hati Ala Rasulullah Yang Patut Anda Tiru

Ibnul Qayyim menjelaskan, agar hati bisa tetap sehat, ia bisa dilakukan dengan tiga cara. Yaitu, menjaga kekuatan hati, melindungi hati dari hal-hal yang membahayakan, dan membuang zat-zat yang berbahaya bagi hati. Kekuatan hati bisa didapatkan dengan iman. Iman merupakan sumber kekuatan hati paling utama. Jika iman hilang, hati akan menjadi sakit.

Sedangkan untuk melindungi hati dari hal-hal yang membahayakan, bisa dilakukan dengan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Sebab, kedua hal ini yang dapat membuat hati menjadi sakit. Keduanya sama dengan racun yang jika dikonsumsi pasti akan membahayakan tubuh.

Terakhir, agar hati tetap sehat, zat-zat yang membahayakan hati harus dibuang. Cara paling efektif untuk membuang zat-zat yang berbahaya tersebut adalah dengan tobat dan istighfar. Tobat dan istighfar adalah dua obat yang bisa membuang toksin di dalam hati. Dua obat ini bagaikan antibody yang bisa membuat hati tetap sehat. Wallahu A’lam.


Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id

Komentar