oleh

3 Dampak Buruk Game Online Menurut Islam

PortalMadura.Com – Saat Ini Game Online memang sesuatu yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan dan sedang banyak dibahas karna efek dari aktifitas ini cukup menuai pro dan kontra. Dalam Islam, hal ini juga tidak dilarang sepenuhnya. Hanya saja, selama tidak ada hal-hal yang berbahaya sehingga menjadikannya haram.

Jadi Game Online pada dasarnya boleh, selama tidak ada unsur-unsur yang dilarang oleh syariat di dalamnya. Namun, perlu diketahui, apakah bermain Game Online ini bermanfaat untuk kehidupan di dunia ataupun akhirat? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman kompasiana.com, berikut beberapa contoh dampak buruk dari bermain game online.

1. Tidak sedikit orang yang ‘kecanduan’ saat bermain game online ini sehingga lalai dalam ibadahnya. Asik bermain game sampai tidak menghiraukan suara azan, dan akhirnya salat di akhir waktu atau bahkan meninggalkan salat.

2. Zalim terhadap diri sendiri. Maksudnya adalah, terkadang ketika seseorang sedang asyik bermain game, seseorang itu tidak menghiraukan alarm tubuhnya. Sebagai manusia, tubuh membutuhkan istirahat yang cukup dan asupan makanan yang bergizi. Seseorang yang asyik bermain game biasanya akan lupa untuk makan, bahkan saat perutnya merasa lapar pun, belum tentu segera makan karena sedang konsentrasi dengan game yang ia mainkan.

3. Tidak sehat secara fisik, mental, dan sosial. Orang yang kecanduan game online biasanya akan menghabiskan waktunya dengan duduk di depan computer atau smartphone nya dan jarang melakukan aktifitas fisik atau berkomunikasi dengan orang lain secara langsung, hal ini tentu akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan kehidupan sosialnya. Dilansir dari theconversation.com Badan Kesehatan Dunia (World Health Organisation {WHO}) memasukan kecanduan game ke dalam daftar penyakit gangguan kesehatan jiwa dalam laporan International Classification of Diseases edisi 11 (ICD-11).

Beberapa hal yang telah disebutkan diatas cukup menggambarkan bahwa game online sebenarnya merupakan hal yang tidak bermanfaat bahkan mengancam kesehatan jika dilakukan dengan intensitas yang tinggi.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dari Rasulullah, beliau bersabda: “Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no.2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani).

Dari hadis tersebut dapat diketahui bahwa, sebagai muslim yang baik, sebisa mungkin harus meninggalkan sesuatu hal yang sia-sia atau tidak bermanfaat untuk kehidupan. Bermain game online diperbolehkan, asalkan tetap menjalankan ibadah tepat pada waktunya, tidak menzalimi diri sendiri, dan bermain dengan waktu yang tidak berlebihan.

Bahkan, jika memiliki keahlian dalam membuat game, ciptakanlah game online yang baik untuk menambah keimanan, game yang berbasis Islami dan tidak menimbulkan efek kecanduan.

 

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber: Kompasiana.com

Komentar