oleh

34 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, 310 Kantong Berisi Bagian Tubuh Telah Dievakuasi

PortalMadura.Com – Tim SAR Gabungan telah menemukan 310 kantong berisi bagian tubuh dan 115 kantong berisi serpihan pesawat dalam 10 hari operasi pencarian Sriwijaya Air SJ 182.

Sementara itu, Disaster Victims Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi 34 korban Sriwijaya Air dari total 62 orang yang berada di pesawat tersebut.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Direktur Operasi Basarnas, Rasman MS mengatakan, area pencarian terhadap korban dan serpihan pesawat Sriwijaya akan dipersempit pada hari ke-11 operasi.

Basarnas telah memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari hingga Kamis.

Tim SAR Gabungan juga masih mencari memory card dari Cockpit Voice Recorder (CVR), setelah sebelumnya kotak hitam Flight Data Recorder (FDR) telah ditemukan.

Rasman menuturkan cuaca yang buruk menjadi kendala dalam operasi pencarian. Data menunjukkan gelombang laut berkisar 1,5-2,5 meter dengan kecepatan angin 31 knot.

“Ini sangat riskan apabila dilaksanakan penyelaman karena berbahaya, oleh karena itu sampai saat ini belum ada yang turun, masih ada di kapal,” kata Rasman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

“Kapal pun juga sekarang berlindung di belakang pulau supaya tidak terombang-ambing gelombang yang cukup tinggi,” lanjut dia.

Sementara terkait identifikasi korban, Rumah Sakit Polri telah menyerahkan jenazah dari 23 korban Sriwijaya Air kepada keluarga.

Komandan tim DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan, proses identifikasi masih terus berlanjut dan mereka telah menerima total 438 sampel DNA dari keluarga korban.

Tim DVI kini juga telah mengantongi data rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) saat di bandara untuk mempermudah identifikasi.

Pesawat Sriwijaya Air dengan kode PK-CLC tujuan Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu pukul 14.40 WIB, atau empat menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Pesawat tersebut membawa total 62 orang yang terdiri dari 50 orang penumpang dan 12 kru. Sejauh ini, baru satu korban yang telah teridentifikasi.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar