oleh

4 Bidang Usaha Konveksi WMS Pikat Konsumen, Tepat Waktu & Kualitas Jadi Taruhan

PortalMadura.Com, Sumenep – Konveksi yang dijalankan Wirausaha Muda Sumenep (WMS) Madura, Jawa Timur, memiliki empat bidang usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Empat bidang usaha konveksi itu, songkok (kopiah), kaos, pakaian dan layanan bordir. “Konveksi kita sudah lengkap,” terang pembimbing usaha konveksi WMS, Hamzari, Selasa (17/12/2019).

Bordir
Bordir WMS (Foto. Nanik Dwi Jayanti @portalmadura.com)

Dengan adanya jasa bordir, berdampak pada permintaan konsumen semakin meningkat. “Misalnya, banyak yang pesan kaos sekalian dengan bordirannya,” ucapnya.

Jasa bordir menjadi nilai plus tersendiri bagi wirausaha muda Sumenep yang tidak dimiliki oleh konveksi lain.

Selain itu, ditopang dengan 100 Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan orderan sesuai dengan deadline.

“Untuk pembuatan kaos, mereka menyelesaikan hingga 50 pcs dalam sehari. Jadi, kita tinggal menghitung jumlah pesanan saja,” jelasnya.

Kaos
Konveksi kaos WMS (Foto. Nanik Dwi Jayanti @portalmadura.com)

Misalnya, konsumen butuh 100 pcs kaos, maka paling lambat dapat diselesaikan 4 hari. “Kalau minta dengan sablon, tinggal koordinasi dengan teman-teman di sablon,” katanya.

Sedangkan untuk produksi songkok dalam proses pematangan skill. Namun, sudah banyak menerima pesanan konsumen dalam jumlah besar.

Konsumen datang dari berbagai daerah, seperti dari Kabupaten Sampang dan Bandung, selain dari Sumenep sendiri.

Bahkan, orderan songkok berukuran tidak lazim juga mulai mengalir, misalnya tinggi songkok 15 cm dan 20 cm. “Ini justru banyak pemesan dari Surabaya,” jelasnya.

songkok nasional
Songkok/kopiah nasional produk WMS (Foto @portalmadura.com)

Songkok yang berukuran normal, banyak pemesan dari lembaga pendidikan dan organisasi yang sekaligus minta diberi logo lembaganya (bordir).

“Pesanan untuk konveksi memang banyak dari komunitas. Kita memang belum buka pasar secara luas seiring dengan peningkatan dan pematangan skill SDM. Kalau teman-teman sudah betul-betul siap, pasti kita kuasai pasar,” ujarnya penuh optimis.

Pihaknya mematok harga sangat terjangkau dari harga pasar, khususnya di Sumenep dengan kualitas tidak kalah dengan produksi yang sudah beredar di pasaran.

Bagi anak-anak WMS yang rumahnya jauh dari kota atau dari pusat WMS juga diberi kesempatan untuk membuka home industri dengan quality control dari WMS.

Pakaian...
Proses jahit pakaian (Foto. Nanik Dwi Jayanti @portalmadura.com)

Ke depan, ia berencana mengembangkan usaha konveksi dengan membuat tas kulit, almamater dan jas.

Program pemerintah daerah yang dinilai sangat bagus untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran tersebut, diharapkan terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Demi pemuda Sumenep, kami berharap program ini berkelanjutan demi terwujudnya cita-cita perusahaan pemuda Sumenep,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :

Penulis : Putri Kuzaifah
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar