oleh

4 Hadis Tentang Anjuran Berkata Jujur

PortalMadura.Com – Kejujuran merupakan kunci utama dalam setiap nilai kebajikan di dunia. Oleh karena itu, dalam semua agama, pasti mengajarkan umatnya untuk berbuat jujur dalam setiap perbuatan.

Dalam agama Islam sendiri, Rasulullah SAW menekankan bahwa kejujuran dapat membawa kebaikan sekaligus menjadi sarana yang bisa mengantarkan diri ke surga. Nah, berikut ini beberapa hadis yang menerangkan hal tersebut.

Jujur adalah kesesuaian antara lisan dan hati. Seseorang yang sering berbicara tapi beda dengan isi hatinya itu termasuk orang pendusta. Terkadang seseorang itu ketika berbicara di depan kita baik sekali,dan ketika berbicara di belakang kita malah menjelekkan. Oleh karena itulah orang-orang munafik mengucapkan apa yang tidak ada dihati mereka.

Dilansir dari laman idntimes.com, Sabtu (12/9/2020), inilah 4 hadis tentang anjuran berkata jujur:

Kejujuran Dapat Membawa Kebaikan Dan Kebaikan Itu Akan Membawa Ke Dalam Surga

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kejujuran Itu Ketenangan Dan Kedustaan Itu Kebimbangan

Dari Abu Muhammad Al Hasan Bin Ali ra, ia berkata, aku menghafal hadis dari Rasulullah SAW, yaitu:

Artinya: “Tinggalkanlah olehmu apa saja yang kamu ragukan dan beralihlah kepada yang tidak kamu ragukan. Sesungguhnya kejujuran itu ketenangan dan kedustaan itu kebimbangan.” (H.R. Tirmidzi).

Kebaikan Itu Menunjukkan Jalan Ke Surga, Sedangkan Dusta Menunjukkan Jalan Ke Neraka

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,

Artinya: “Hendaklah kamu berlaku jujur karena kejujuran menuntunmu pada kebenaran, dan kebenaran menuntunmu ke surga. Dan senantiasa seseorang berlaku jujur dan selalu jujur sehingga dia tercatat di sisi Allah SWT sebagai orang yang jujur. Dan hindarilah olehmu berlaku dusta karena kedustaan menuntunmu pada kejahatan, dan kejahatan menuntunmu ke neraka. Dan seseorang senantiasa berlaku dusta dan selalu dusta sehingga dia tercatat di sisi Allah SWT sebagai pendusta.” (H.R. Muslim)

Orang Yang Tidak Jujur Termasuk Sebagai Orang Yang Munafik

Artinya: “Tanda orang munafik itu ada tiga, jika berkata dia berdusta, jika berjanji dia mengingkari, dan jika diberi amanah dia khianati.” (H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Itulah empat hadis yang menerangkan tentang kejujuran dalam islam. Semoga hadis tentang kejujuran di atas bermanfaat dan menjadikan kita menjadi seseorang yang selalu berbuat benar, adil, dan jujur.

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : idntimes.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE