oleh

4 Keutamaan Tahalul Setelah Ritual Haji

PortalMadura.Com – Ketika ihram, ada beberapa macam pantangan atau larangan yang tidak boleh dilakukan. Barulah setelah ihram dijalankan maka umat muslim harus melakukan tahalul. Apa itu tahalul?.

Tahalul merupakan serangkaian ibadah haji dengan memotong atau menggunduli rambut minimal tiga helai. Bisa dikatakan, tahalul menjadi ritual penutup dalam kegiatan ibadah haji. Setelah melakukan tahalul maka selesai pula ibadah umrah atau haji Anda dan selesailah kondisi ihram.

Dengan kata lain, tahalul secara harfiah berarti dihalalkan atau dibebaskan dari seluruh larangan atau pantangan selama ihram. Para ulama sepakat jika pelaksanaan ibadah haji ada dua Tahalul. Meliputi Asgor (kecil), yaitu tahalul pertama (awal) dan akbar (besar), yaitu tahalul kedua (tsani).

Berbicara tentang memotong atau menggundulkan rambut, hal ini tertuang dalam hadis Rasulullah:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ وَالْمُقَصِّرِينَ (رواه البخاري ومسلم)

Diriwayatkan dari Ibn Umar, bahwa Rasulullah bersabda: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekadar memendekkan wahai Rasulullah?. Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekadar memendekkan wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekadar memendekkan wahai Rasulullah?. Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang sekadar memendekkan” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ustaz Zainudin mengatakan, tahalul berarti menghalalkan diri dari ihram dengan cara mencukur rambutnya. Adapun dianjurkan untuk laki-laki gundul habis, tidak tersisa sedikitpun.

“Adapun bagi wanita cukup dicukur rambutnya sekitar satu ruas,” katanya, dilansir PortalMadura.Com, Rabu (14/8/2019) dari laman Okezone.com.

Bagi laki-laki, kata Zainudin, bukan hanya sekadar digunduli habis tapi dicukur menggunakan pisau. Jika itu semua dilakukan, pertanda pelaksanaan ibadah umrah sudah habis.

Loading...

وَلَا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ بِهِ أَذًى مِنْ رَأْسِهِ فَفِدْيَةٌ مِنْ صِيَامٍ أَوْ صَدَقَةٍ أَوْ نُسُكٍ

Dan janganlah kalian mencukur kepala kalian, sebelum korban sampai ke tempat penyembelihannya. Jika ada di antara kalian yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkorban” (QS. Al Baqarah : 197).

Hukum Memotong Rambut Menurut Mazhab

Perlu Anda ketahui, dalam fikih empat mazhab, terdapat hukum memotong rambut dalam haji. Di antaranya:

Syafii

Menggunduli kepala atau mencukur sebagian rambut termasuk rukun haji. Di mana ibadah haji menjadi tidak sah jika tidak disertai ritual tersebut. Hal itu juga tidak bisa diganti.

Maliki

Menggunduli kepala hukumnya wajib dan bila hanya mencukur sebagian hukumnya boleh. Maksudnya, apabila Anda berniat untuk mencukur semua bagian rambut maka dihukumi wajib. Sedangkan jika hanya sebagian maka tidak apa-apa.

Hanafi

Menggunduli kepala dan mencukur sebagian rambut hukumnya wajib. Jadi, saat melakukan serangkaian ibadah haji Anda harus mencukur rambut.

Hambali

Mencukur rambut kepala (pendek/gundul) tidak termasuk dalam manasik haji. Tapi jadi simbol dari terlepasnya seseorang dari larangan ihram. Karena pada saat itu tidak boleh menggunting rambut, mengenakan pakaian berjahit, membunuh atau berburu hewan.

Tahalul menjadi bagian ritual haji yang memiliki makna dalam, yakni dengan mencukur rambut berarti jadi bukti patuh dan syukur terhadap Allah SWT. Selain itu, tidak lain juga sebagai representasi kecintaan sebagai seorang Muslim pada Tuhannya.

Jika Anda melakukan tahalul, ada beberapa keutamaan yang akan jemaah peroleh, di antaranya:

1. Sebagai bentuk ketaatan, perintah agama dan sunah Rasulullah ketika melaksanakan haji/umrah.

2. Tahalul jadi bagian syiar Islam atas sempurnanya melaksanakan haji/umrah.

3. Allah akan memberikan rahmat pada siapa saja yang telah melakukan tahalul.

4. Tahalul dapat menggugurkan dosa, sehingga menjadikannya seperti bayi baru terlahir kembali.

Baca Juga : Orang Gundul Boleh Tak Lakukan Tahallul Saat Ibadah Haji, Ini Alasannya

Demikian penjelasan mengenai keutamaan tahalul yang bisa didapat umat Islam setelah melaksanakan ritual haji. Wallahu A’lam.


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : okezone.com

Komentar